| dc.description.abstract | Pembentukan kawasan konservasi merupakan wujud dari upaya pelestarian dan pemanfaatan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil serta ekosistemnya secara terpadu untuk menjamin keberadaan dan keberlanjutan sumberdayanya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas nilai dan keanekaragamannya. Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Selat Dampier merupakan satu dari lima KKPD yang berada dalam Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Raja Ampat dan merupakan KKPD terbesar kedua setelah KKPD Misool. Secara geografis wilayah ini terdiri dari tiga bagian, yakni pesisir Pulau Gam dan Mansuar, pesisir Pulau Batanta, dan pesisir Pulau Salawati. Penelitian bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan kondisi ekologi, sosial-ekonomi dan kelembagaan Kawasan Konservasi Perairan Daerah Selat Dampier, (2) Menganalisis efektivitas pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan Daerah Selat Dampier berdasarkan Input, proses dan output, dan (3) Merumuskan prioritas pengelolaan terhadap efektivitas Kawasan Konservasi Perairan Daerah Selat Dampier.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2020 dan berlokasi di Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Selat Dampier, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Penelitian ini menggunakan metode survei, observasi dan focus group discussion untuk mengumpulksan data primer. Data sekunder dari penelitian-penelitian sebelumnya dipakai untuk menggambarkan kondisi umum wilayah penelitian. Penilaian efektivitas KKPD Selat Dampier mengambil beberapa referensi dari tool penilaian efektifitas E-KKP3K dan METT (Score card). Merumuskan pengelolaan KKPD Selat Dampier, menggunakan Analytic Network Process (ANP) untuk mengetahui prioritas pengelolaannya.
KKPD Selat Dampier memiliki kondisi ekologi relatif baik dengan persentase tutupan karang yang cukup tinggi dengan rata-rata biomasa ikan yang cenderung meningkat. Mata pencaharian masyarakat di wilayah ini adalah bertani, mencari ikan dan menggeluti pekerjaan lain sebagai sumber mata pencaharian mereka. Secara kelembagaan, dibutuhkan kerja sama dengan seluruh stakeholder untuk meningkatkan kualitas pengelolaan KKPD. Penilaian indeks pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Selat Dampier menunjukan status kelola yang cukup efektif dengan nilai 82%. Prioritas peningkatan efektivitas KKPD Selat Dampier dilakukan melalui: (1) Koordinasi dan komunikasi antar pihak, (2) Membentuk jejaring kemitraan, (3) Peningkatan kapasitas masyarakat dan pengembangan mata pencaharian alternatif, dan (4) Perbaikan fungsi ekosistem. | id |