| dc.description.abstract | Peningkatan luas areal perkebunan serta jumlah industri minyak kelapa sawit
akan menyebabkan meningkatnya jumlah limbah. Penelitian ini bertujuan
memanfaatkan limbah padat kelapa sawit berupa cangkang, pelepah, dan tandan
kosong kelapa sawit (TKKS) untuk dijadikan asap cair melalui proses torefaksi.
Rendemen asap cair yang dihasilkan dari limbah cangkang, pelepah, dan TKKS
berturut-turut 37,3%, 42,6%, dan 50,8%. Setelah distilasi, asap cair berwarna
kuning transparan, tidak ada bahan terapung, keasaman 4,34−5,04%, kadar fenol
0,4−2,5%, pH 2,42−2,49, dan bobot jenis 0,995−1,021. Mutu asap cair cangkang
dan pelepah telah memenuhi mutu 2 SNI 8985-2021, untuk kriteria warna,
keasaman, fenol, pH, dan bobot jenis. Asap cair TKKS telah memenuhi beberapa
standar, yaitu untuk kriteria warna, keasaman, bahan terapung, dan pH. Bobot jenis
asap cair TKKS belum memenuhi standar karena <1,005, demikian pula dengan
kadar fenol karena > 2,0%. Hasil analisis kromatografi gas-spektrum massa
menunjukkian keberadaan senyawa asam, fenol, dan karbonil. Dengan demikian,
asap cair yang diperoleh berpotensi sebagai pengawet makanan dan pestisida | id |