Show simple item record

dc.contributor.advisorKamal, Mohammad Mukhlis
dc.contributor.advisorMashar, Ali
dc.contributor.authorYuspita, Ni Luh Eta
dc.date.accessioned2023-01-03T23:44:34Z
dc.date.available2023-01-03T23:44:34Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/115842
dc.description.abstractSalah satu sentra pengembangan budidaya laut terletak di Kabupaten Buleleng Provinsi Bali, tepatnya berada di wilayah Kecamatan Gerokgak yakni Teluk Pegametan. Komoditas utama yang dikembangkan di kawasan tersebut adalah ikan kerapu merupakan komoditas perikanan laut yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Budidaya perikanan di Teluk Pegametan memiliki permasalahan kompleks terkait dengan aktivitas di wilayah daratan dan budidaya itu sendiri akan berpengaruh terhadap kondisi ekologi dan sosial ekonomi di wilayah tersebut. Tujuan umum dalam penelitian ini adalah merumuskan strategi pengelolaan kawasan budidaya keramba jaring apung (KJA) ikan kerapu di Teluk Pegametan Kabupaten Buleleng, Bali. Adapun tiga tujuan khusus untuk mendukung tujuan umum dalam penelitian ini yaitu, menganalisis kesesuaian perairan, menetapkan daya dukung lingkungan, dan mengevaluasi kelayakan usaha budidaya KJA ikan kerapu di Teluk Pegametan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga April 2021. Lokasi penelitian berada di Kawasan Perairan Teluk Pegametan Kabupaten Buleleng, Bali. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengukuran langsung di lapangan, wawancara, kuesioner serta penggunaan data sekunder. Dalam penelitian ini digunakan beberapa metode analisis sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Kesesuaian perairan dianalisis menggunakan pendekatan spasial Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis matriks kesesuaian. Untuk menghitung daya dukung lingkungan digunakan pendekatan Legović Model. Kelayakan usaha ditinjau dari sisi teknis, pasar, dan finansial. Aspek teknis dan aspek pasar dianalisis secara deskriptif, sedangkan aspek finansial dievaluasi dengan menghitung pendapatan usaha dan kelayakan investasi. Kesesuaian kawasan perairan di Teluk Pegametan untuk pengembangan budidaya KJA ikan kerapu termasuk dalam kategori kesesuaian sangat sesuai dan cukup sesuai. Luas kawasan dengan kategori sangat sesuai mencapai 106,31 ha atau 24,90 persen, kategori cukup sesuai dengan luas 356, 29 ha atau 73,51 persen dari total luasan perairan sebesar 426,60 ha. Hasil analisis daya dukung lingkungan diperoleh daya dukung Teluk Pegametan untuk kegiatan budidaya KJA ikan kerapu sebesar 3435 ton ikan per tahun dengan jumlah unit KJA sebanyak 4294 unit. Hasil evaluasi kelayakan usaha berdasarkan aspek teknis, pengusahaan budidaya ikan kerapu sistem KJA di Teluk Pegametan masih harus dibenahi karena sebagian besar pembudidaya masih menggunakan cara tradisional dan belum menerapkan cara budidaya yang baik. Berdasarkan aspek pasar, pengusahaan budidaya kerapu di KJA Teluk Pegametan layak untuk dikembangkan, melihat peluang yang besar yaitu sudah memiliki pembeli tetap dan dapat membeli langsung ke lokasi dalam skala besar. Sistem pembelian secara langsung di lokasi budidaya KJA Teluk Pegametan mengurangi resiko kematian pada ikan kerapu. Dari aspek finansial, usaha layak untuk dijalankan karena memperoleh manfaat/keuntungan dengan nilai R/C>1. Hasil analisis kelayakan investasi dimana NPV> 0, IRR> discount factor, Net B/C> satu, serta nilai Payback Period 2,3 tahun menunjukan kegiatan usaha layak untuk dilaksanakan. Strategi pengelolaan dilakukan melalui pengaturan persentase daerah pemanfaatan sebesar 90% dari luasan potensial dan 10 % sisanya digunakan sebagai kawasan penyangga. Perairan Teluk Pegametan dibagi menjadi tiga peruntukan yaitu, wilayah prioritas pengembangan pada kelas kesesuaian S1 seluas 95,68 ha, wilayah penyangga seluas 10,63 ha, dan wilayah pemanfaatan berkelanjutan pada kelas kesesuaian S2 seluas 356,29 ha. Dengan adanya pengaturan kawasan penyangga, maka maka hasil perhitungan daya dukung lingkungan direduksi sebesar 10 persen sebagai nilai daya dukung berkelanjutan. Jumlah produksi optimum budidaya dibatasi sebesar 3092 ton per tahun dan jumlah KJA dibatasi sebanyak 3865 unit. Budidaya berkelanjutan di Teluk Pegametan memerlukan upaya-upaya penanganan limbah serta penguatan kapasitas kelembagaan.id
dc.description.sponsorshipLPDPid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengelolaan Kawasan Budidaya Keramba Jaring Apung Ikan Kerapu di Teluk Pegametan Kabupaten Buleleng, Baliid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordFloating net cageid
dc.subject.keywordcarrying capacityid
dc.subject.keywordfisheries managementid
dc.subject.keywordPegametan Bayid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record