| dc.description.abstract | Pertumbuhan perekonomian Indonesia tidak lepas dari peranan sektor pertanian. Kontribusi sektor pertanian terhadap PDB nasional tahun 2021 turun 0,42% dari tahun sebelumnya yang mencapai 13,7%. Kontribusi tersebut tidak lepas dari kontribusi sektor perkebunan. Komoditas perkebunan yang memegang peranan cukup penting yaitu kopi. Permintaan kopi terus meningkat sepanjang periode 2016-2021 tumbuh rata-rata 8,22% per tahun. Sentra produksi kopi salah satu nya ada di Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Namun, usahatani kopi arabika di Desa Cipeuteuy memiliki kendala antara lain kelembagaan petani, faktor produksi, dan jumlah output. Maka dari itu, penilitan ini bertujuan untuk; (1) menganalisis pola dan kelembagaan usahatani kopi arabika di Desa Cipeuteuy, (2) menganalisis kelayakan finansial usahatani kopi arabika di Desa Cipeuteuy, (3) menganalisis pengaruh perubahan harga input dan jumlah output pada kelayakan usahatani kopi di Desa Cipeuteuy. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis pendapatan dan R/C rasio. Hasil penelitian menunjukan bahwa usahatani kopi arabika di Desa Cipeuteuy dinyatakan layak dengan nilai R/C rasio atas biaya tunai sebesar 2,56 dan nilai R/C rasio atas biaya total sebesar 2,12. Pengaruh perubahan harga input dan jumlah output pada kegiatan usahatani kopi arabika memiliki hasil perhitungan yang sama bahwa kegiatan usahatani kopi di Desa Cipeuteuy dinyatakan layak secara finansial. | id |