Show simple item record

dc.contributor.advisorAman, Amril
dc.contributor.advisorSupriyo, Prapto Tri
dc.contributor.authorWisaksono, Lenient Puteri
dc.date.accessioned2022-07-27T00:11:31Z
dc.date.available2022-07-27T00:11:31Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/112856
dc.description.abstractRumah merupakan salah satu kebutuhan primer bagi manusia. Kebutuhan akan perumahan akan bertambah seiring dengan bertambahnya penduduk. Kebutuhan akan perumahan dipenuhi antara lain oleh perusahaan pengembang perumahan. Salah satu masalah utama yang dihadapi oleh pengembang perumahan adalah menentukan komposisi rumah yang akan dibangun agar mendapatkan keuntungan maksimum. Komposisi rumah yang akan dibangun dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti luas lahan, modal, waktu pembangunan, serta aturan pemerintah. Permasalahan penentuan komposisi rumah ini dapat dimodelkan sebagai model optimisasi Binary Integer Programming. Pada penelitian ini, dibangun model optimisasi Binary Integer Programming untuk memecahkan permasalahan penentuan komposisi rumah pada kasus pengembang perumahan Barcelona. Pengembang perumahan Barcelona terletak di Palembang dan memiliki lahan dengan luas 21,7 hektare, lahan ini terletak pada 3 situs dengan luas masing-masing. Terdapat 5 tipe rumah yang dapat dibangun, masing-masing tipe rumah akan menghasilkan keuntungan tertentu. Permasalahan yang dihadapi oleh pengembang perumahan adalah menentukan komposisi banyaknya rumah dari setiap tipe yang akan dibangun di masing-masing situs agar memaksimumkan keuntungan. Permasalahan ini dimodelkan sebagai model optimisasi dengan kendala: i) luas lahan yang tersedia, ii) banyaknya rumah masing-masing tipe yang dapat dibangun, dan iii) kendala hunian berimbang yang menentukan perbandingan ideal komposisi tipe rumah berdasarkan luas lahan sesuai dengan aturan pemerintah. Model ini dipecahkan dengan menggunakan software LINGO 18.0 dan menghasilkan solusi sebagai berikut. Pada site I, dibangun rumah tipe 36 sebanyak 10 unit, rumah tipe 39,5 sebanyak 9 unit, rumah tipe 45 sebanyak 10 unit, dan rumah tipe 54 sebanyak 13 unit. Pada site II, dibangun rumah tipe 39,5 sebanyak 8 unit, rumah tipe 45 sebanyak 1 unit, dan rumah tipe 70 sebanyak 7 unit. Pada site III, dibangun rumah tipe 70 sebanyak 13 unit. Komposisi tersebut menghasilkan keuntungan optimum sebesar Rp.4.875.000.000,-.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleOptimisasi Keuntungan dalam Proyek Pengembangan Perumahan menggunakan Binary Integer Programmingid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordBinary Integer Programmingid
dc.subject.keywordHousing Developerid
dc.subject.keywordOptimizationid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record