| dc.description.abstract | Salah satu agen dekomposisi pada proses biokonversi limbah organik adalah
larva black soldier fly (BSF). Selain itu, larva BSF dapat dimanfaatkan menjadi
pakan ternak karena kandungan protein yang tinggi. Produksi ayam ras pedaging
(Gallus gallus domesticus) menempati urutan pertama sebagai penyumbang
ketersediaan daging ternak unggas di Indonesia. Penelitian bertujuan menyusun
neraca massa proses biokonversi limbah organik untuk memproduksi larva BSF
sebagai suplai protein pakan, terutama untuk ayam ras pedaging. Analisis neraca
massa dilakukan berdasarkan ketersediaan limbah organik dengan kebutuhan
protein kasar pakan ayam ras pedaging melalui pengembangbiakan larva BSF.
Limbah organik yang diberikan sebagai pakan larva BSF berasal dari restoran,
warung makan, rumah tangga, sayur pasar, dan rumah makan Padang. Kandungan
protein larva BSF rata-rata yang diperoleh dari hasil penelitian sebesar 41,3%.
Sebanyak 1 kg limbah organik dapat memenuhi kebutuhan protein kasar ayam ras
pedaging untuk 4 ekor/hari pada fase starter dan 2 ekor/hari pada fase finisher.
Sebaliknya, untuk memenuhi kebutuhan protein kasar 1 ekor ayam, diperlukan
limbah organik pada proses biokonversi sebanyak 240 g/hari untuk fase starter dan
500 g/hari untuk fase finisher. | id |