Show simple item record

dc.contributor.advisorYuwono, Arief Sabdo
dc.contributor.authorFathunnissa, Alya
dc.date.accessioned2022-07-14T07:26:06Z
dc.date.available2022-07-14T07:26:06Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/112489
dc.description.abstractSalah satu agen dekomposisi pada proses biokonversi limbah organik adalah larva black soldier fly (BSF). Selain itu, larva BSF dapat dimanfaatkan menjadi pakan ternak karena kandungan protein yang tinggi. Produksi ayam ras pedaging (Gallus gallus domesticus) menempati urutan pertama sebagai penyumbang ketersediaan daging ternak unggas di Indonesia. Penelitian bertujuan menyusun neraca massa proses biokonversi limbah organik untuk memproduksi larva BSF sebagai suplai protein pakan, terutama untuk ayam ras pedaging. Analisis neraca massa dilakukan berdasarkan ketersediaan limbah organik dengan kebutuhan protein kasar pakan ayam ras pedaging melalui pengembangbiakan larva BSF. Limbah organik yang diberikan sebagai pakan larva BSF berasal dari restoran, warung makan, rumah tangga, sayur pasar, dan rumah makan Padang. Kandungan protein larva BSF rata-rata yang diperoleh dari hasil penelitian sebesar 41,3%. Sebanyak 1 kg limbah organik dapat memenuhi kebutuhan protein kasar ayam ras pedaging untuk 4 ekor/hari pada fase starter dan 2 ekor/hari pada fase finisher. Sebaliknya, untuk memenuhi kebutuhan protein kasar 1 ekor ayam, diperlukan limbah organik pada proses biokonversi sebanyak 240 g/hari untuk fase starter dan 500 g/hari untuk fase finisher.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePenyusunan Neraca Massa Proses Biokonversi Limbah Organik untuk Memproduksi Larva BSF pada Peternak Skala Kecilid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordayam ras pedagingid
dc.subject.keywordblack soldier flyid
dc.subject.keywordfase finisherid
dc.subject.keywordfase starterid
dc.subject.keywordpakan ayamid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record