IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Human Ecology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Human Ecology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi pembangunan sumberdaya di wilayah pantai utara Jawa Barat (Kasus Kabupaten Bekasi, Karawang dan Subang)

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (574.5Kb)
      Full Text (20.34Mb)
      Postscript (3.481Mb)
      Bab I (635.5Kb)
      Bab II (1.351Mb)
      Bab III (534.9Kb)
      Bab IV (1.334Mb)
      Bab V (887.2Kb)
      Bab VI (2.353Mb)
      Bab VII (1.225Mb)
      Bab VIII (1.295Mb)
      Cover (1.070Mb)
      Daftar Pustaka (2.155Mb)
      Penutup (462.5Kb)
      Date
      1988
      Author
      Wibowo, Rudi
      Anwar, Affendi
      Baharsjah, Sjarifuddin
      Nasoetion, Lutfi I.
      Mudikdjo, Kooswardhono
      Hardjolukito, Sutanto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Wilayah pantai pada dasarnya merupakan suatu wilayah tertekan ("depressed area") yang seringkali kurang mendapat -kan perhatian dari para pemegang kebijakan. Tertekannya wilayah pantai tersebut dicirikan dengan penggunaan sumberdaya yang belum optimal ("sub-optimal resource use"), ketidak-adilan pembagian tanah dan hasil-hasilnya, degradasi lingkungan, dan kemungkinan sifat-sifat irreversibility yang mengakibatkan hilangnya jenis-jenis spesies ikan tertentu. Tingkat kehidupan nelayan pada umumnya rendah, secara socio-kultural tertekan serta tidak bermodal ("assetless" atau "propertyless"), dengan sumber modal yang bersifat "depreciate" sehingga sulit untuk dapat dipergunakan sebagai. jaminan pinjaman modal ("collateral"). Pola musiman dalam penangkapan, sifat mudah busuk ("perishable") perikanan seringkali menambah beban resiko dari hasil dan Ketidaktentuan dalam kehidupan nelayan-nelayan tersebut. Akibatnya, seringkali terlihat ciri-ciri menonjol seperti adanya kemiskinan, malnutrition, kekurangan sanitasi dan pendidikan yang rendah. Wilayah perairan pantai pulau Jawa sumberdayanya relatif kurang subur serta padat penduduknya. Dengan kemampuan penduduk nelayan sangat terbatas serta kurangnya alternatif pekerjaan di luar sektor penangkapan akan memperbesar peluang terjadinya pengurasan sumberdaya tersebut. Lemahnya kelembagaan sosial ekonomi yang ada sering kurang memberikan peluang untuk dapat memperbaiki keadaan ini. Selanjutnya sifat "open access" (akses terbuka) pada sumberdaya perairan laut dan kemudahan untuk masuk berusaha ("easy entry") akan mengakibatkan semakin sulitnya posisi nelayan-nelayan kecil yang 1 emah kapital tersebut. Di lain pihak, tanpa pengelolaan yang benar, keadaan ini akan mengarah kepada misalokasi sumberdaya. …
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/1124
      Collections
      • DT - Human Ecology [639]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository