Studi Komparatif Efektivitas Biostimulasi dan Bioaugmentasi untuk Bioremediasi Tanah Tercemar Hidrokarbon Minyak Bumi
Abstract
Pencemaran tanah oleh hidrokarbon minyak bumi (PHC) umumnya ditangani dengan metode fisikokimia yang masih memiliki beberapa kelemahan. Bioremediasi merupakan alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi kelemahan metode fisikokimia. Terdapat dua pendekatan umum bioremediasi, yaitu biostimulasi dan bioaugmentasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas biostimulasi dan bioaugmentasi sebagai metode bioremediasi tanah tercemar PHC menggunakan kajian literatur. Biostimulasi dan bioaugmentasi masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan yang memengaruhi efektivitasnya. Faktor eksternal seperti kadar air, suhu inkubasi, dan pengadukan pada tanah memengaruhi efektivitas keduanya. Hasil persentase pengurangan total hidrokarbon minyak bumi menunjukkan bahwa biostimulasi lebih efektif mengurangi pencemaran tanah oleh PHC. Efektivitas bioaugmentasi dapat ditingkatkan dengan menginokulasi mikroorganisme yang digunakan.
Collections
- UT - Chemistry [2295]
