Show simple item record

dc.contributor.advisorYusfiandayani, Roza
dc.contributor.advisorSimbolon, Domu
dc.contributor.authorAfrizal, Mochamad Fikri
dc.date.accessioned2022-03-04T00:18:53Z
dc.date.available2022-03-04T00:18:53Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/111273
dc.description.abstractPancing ulur merupakan alat tangkap berskala kecil untuk menangkap ikan pelagis maupun demersal. Pengoperasian pancing ulur di Jayanti belum memanfaatkan alat bantu untuk pengoptimalan hasil tangkapan karena mahalnya harga dan kurangnya informasi. Oleh karena itu, penggunaan rumpon portable dengan spesifikasi yang lebih murah diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasi penangkapan melalui terbentuknya daerah penangkapan. Penelitian bertujuan mendesain rumpon portable untuk perikanan pancing ulur skala kecil, menghitung komposisi hasil tangkapan, dan membandingkan produktivitas hasil tangkapan diantara lokasi pengoperasian rumpon dan tanpa rumpon. Metode penelitian menggunakan experimental fishing dengan ulangan sebanyak 16 trip. Hasil penelitian menunjukkan rumpon portable eFAD-3 berbahan dasar HDPE berukuran 4 inci dengan komponen penyusun baterai lithium 18650 3,7V, MP3 player 5V, stepdown DC 5V, BMS 3S 60 A 12V, dua speaker 3 inci 60 watt 8 ohm, 4 inci 20 watt 4 ohm. Layur adalah hasil tangkapan terbanyak dengan rumpon sebanyak 24 ekor (41%). Selar tetengek terbanyak kedua yaitu 12 ekor (20%). Kakap merah 11 ekor (19%), tongkol banyar 5 ekor (8%), kerapu dan barakuda masing-masing 3 ekor (5%), dan ikan terbang 1 ekor (2%). Nilai produktivitas rumpon portable adalah 0,50 kg/trip dan tanpa rumpon portable adalah 0,54 kg/trip. Nilai produktivitas tanpa rumpon lebih tinggi dari pada menggunakan rumpon.id
dc.description.abstractHand line is a small fishing gear to catch pelagic and demersal fish. Hand line operations at Jayanti have not utilized tools for optimizing catches due to high prices and lack of information. Therefore, the use of portable FADs with cheaper specifications is expected to increase operating efficiency through how to regulate them. The research aims to design portable FADs for small-scale hand line fishing, determine catches, and compare catch productivity between FAD operating locations and without FADs. The research method uses fishing experiments with 16 repetitions of trips. The result study showed that the eFAD-3 portable FAD made from HDPE measuring 4 incies with the components of a 3.7V 18650 lithium battery, 5V MP3 player, DC 5V stepdown, BMS 3S 60 A 12V, two 3 inci 60 watt 8 ohm speakers, 4 inci 20 watt 4 ohm. Layur is the catch with FADs is 24 Slug Fish (41%). The second largest tetengek snake was 12 fish (20%). 11 red snapper (19%), 5 mackerel (8%), 3 grouper and barracuda (5%), and 1 flying fish (2%). The productivity value of portable FAD is 0.50 kg/trip and without portable FAD is 0.54 kg/trip. The value of productivity without FADs is higher than using FADs.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePenerapan Rumpon Portable eFAD-3 pada Penangkapan Pancing Ulur untuk Nelayan Kecil di Cianjurid
dc.title.alternativeApplication of eFAD-3 Portable FAD on Handline Fishing for Small Fishers in Cianjurid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordCianjurid
dc.subject.keywordfishing groundid
dc.subject.keywordhand-lineid
dc.subject.keywordportable FADid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record