| dc.description.abstract | Disfungsi ereksi disebabkan oleh aktivitas fosfodiesterase tipe 5 (PDE5) yang tinggi sehingga degradasi cGMP menurun dan berakibat otot polos penis mengalami relaksasi secara terus menerus sehingga penis tidak mengalami ereksi. PDE5 perlu diinhibisi dalam mendegradasi cGMP sehingga kadar cGMP meningkat dan menyebabkan kontraksi otot polos lebih lama sehingga penis dapat berereksi. Senggani dilaporkan memiliki sifat sebagai senyawa afrodisiak, namun belum diketahui interaksi dan pengaruh senyawa bioaktif terhadap enzim PDE5. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan menguji senyawa bioaktif senggani terhadap enzim fosfodiesterase 5 (PDE5) untuk menangani disfungsi ereksi. Penelitian ini menggunakan beberapa software, yaitu PyRx, Discovery Studio Visualizer, AutoDock Tools, AutoDock Vina, dan Ligplot+ 1.5.4. Reseptor yang ialah PDE5 dengan kode PDB: 2H42 dan ligan pembanding sildenafil. Reseptor tersebut digunakan dalam penapisan virtual terhadap 41 senyawa aktif senggani, senyawa hasil seleksi dilanjutkan dengan analisis absorpsi, toksisitas, dan bioavaibilitas. Hasil penambatan molekuler dianalisis melalui parameter energi afinitas (ΔG) dan nilai konstanta inhibisi. Auranamaide dan α-amyrin memiliki potensi terbaik dalam menghambat aktivitas enzim PDE5 dengan nilai ΔG masing-masing sebesar -10,3 dan -10,9 kkal/mol serta nilai konstanta inhibisi sebesar 0.2775 μM dan 0.1010 μM. Simpulannya auranamaide dan α-amyrin memiliki potensi inhibisi enzim PDE5 dalam terapi pengobatan disfungsi ereksi. | id |