Show simple item record

dc.contributor.advisorGhulamahdi, Munif
dc.contributor.advisorLubis, Iskandar
dc.contributor.authorSani, Rifqi Maulana
dc.date.accessioned2021-12-17T08:01:56Z
dc.date.available2021-12-17T08:01:56Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/110218
dc.description.abstractKebutuhan jagung Indonesia terus meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk Indonesia. Produktivitas jagung Indonesia hingga saat ini masih tergolong rendah. Pemenuhan kebutuhan jagung Indonesia masih terpenuhi lewat impor sebesar 3,19 juta ton pada tahun 2013. Peningkatan produksi jagung dapat dilakukan melalui pemanfaatan lahan marginal dengan pemberian pupuk fosfor dan kapur yang dipadukan dengan teknologi budidaya jenuh air. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh pemupukan fosfor dan pengapuran terhadap pertumbuhan dan produksi jagung dengan sistem transplanting pada budidaya jenuh air di lahan pasang surut. Percobaan dilaksanakan di Desa Karyabakti, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktorial dua faktor, yaitu dosis fosfor (0, 46, 92, dan 138 kg ha-1), dan dosis kapur (0 dan 2 ton ha-1) dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemupukan fosfor dosis 138 kg ha-1 yang dikombinasikan dengan pemberian kapur dosis 2 ton ha-1 secara nyata memberikan hasil terbaik dengan produktivitas pipilan jagung mencapai 7,30 ton ha-1id
dc.description.abstractIndonesia’s corn needs continue to increase along with increasing population of Indonesia. Indonesia’s corn productivity is still relatively low. In 2013, Indonesia’s corn needs are still fulfilled through imports of 3,19 million tons. Increasing corn production can be done through the use of marginal land by applying phosphorus fertilizer and lime, combined with water saturated cultivation technology. This study was aimed to examine the effect of p fertilization and liming to growth and corn production with transplanting system on saturated soil in tidal swap land. This research was accomplished in Karyabakti Village, Rantau Rasau District, East Tanjung Jabung Regency, Jambi Province. It was arranged in Randomized Complete Block Design (RCBD) of two factors, namely phosphorus doses (0, 46, 92,and 138 kg ha-1), and lime doses (0 and 2 ton ha-1) with three replications. The result shows that phosphorus fertilization at doses of 138 kg ha-1 combined with lime at doses of 2 ton ha-1 actually gives the best results with the productivity of shelled corn reaching 7,30 ton ha-1id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh Pemupukan P dan Pengapuran Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung dengan Sistem Transplanting Pada Budidaya Jenuh Air di Lahan Pasang Surutid
dc.title.alternativeThe Effect of P Fertilization and Liming to Growth and Corn Production with Transplanting System on Saturated Soil in Tidal Swap Landid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordBJAid
dc.subject.keywordphosphorusid
dc.subject.keywordlimeid
dc.subject.keywordproductivityid
dc.subject.keywordtransplantingid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record