Show simple item record

dc.contributor.advisorWahju, Ronny Irawan
dc.contributor.advisorSolihin, Akhmad
dc.contributor.authorNisa, Roisatun
dc.date.accessioned2021-09-16T07:38:00Z
dc.date.available2021-09-16T07:38:00Z
dc.date.issued2021-09-09
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/109252
dc.description.abstractSampai saat ini, ikan sidat masih bersifat pembesaran dan tidak dapat dibudidayakan. Sehingga sangat rentan bagi nelayan melakukan usaha penangkapan yang berlebih pada fase glass eel. Kondisi ini membuat pemerintah menetapkan kebijakan perlindungan terbatas ikan sidat dengan Kepmen KP Nomor 80/Kepmen-KP/2020. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi penerapan Kepmen KP Nomor 80/Kepmen-KP/2020, mengidentifikasi pengetahuan nelayan, pengepul dan unit pembesaran ikan sidat terhadap kebijakan tersebut dan mengidentifikasi persepsi nelayan di Sungai Cimandiri terhadap sumberdaya benih ikan sidat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kepmen KP Nomor 80/Kepmen-KP/2020 masih belum efektif dilaksanakan oleh nelayan dan para pengepul. Semua nelayan tidak mengetahui terhadap kebijakan tersebut sedangkan 88% pengepul dan unit pembesaran mengetahuinya. Sebanyak 60% nelayan menyatakan terjadi perubahan penurunan benih ikan sidat dan 67% menyatakan sumberdaya glass eel tidak akan habis karena nelayan tidak menangkap induk sidat. Perlu adanya peningkatan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat dari pemerintah terkait pentingnya menjaga kelestarian ikan sidat di alam.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleImplementasi Regulasi Penangkapan Benih Ikan Sidat (Glass eel) di Sungai Cimandiriid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordglass eelid
dc.subject.keywordimplementasi kebijakanid
dc.subject.keywordsidatid
dc.subject.keywordSungai Cimandiriid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record