Show simple item record

dc.contributor.advisorSuharnoto, Yuli
dc.contributor.authorHidayat, Syahrul
dc.date.accessioned2021-09-02T03:33:40Z
dc.date.available2021-09-02T03:33:40Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/109053
dc.description.abstractKota Dumai merupakan salah satu daerah di Provinsi Riau yang memiliki kasus kebakaran hutan dan lahan yang tinggi. Kebakaran hutan dan lahan akan berdampak buruk pada kualitas udara apabila tidak dilakukan penanggulan yang baik. Oleh karena itu perlu dilakukannya peninjauan lebih lanjut terkait pencemaran udara terutama yang disebabkan oleh polutan NO2 dengan menggunakan metode yang terukur. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pemetaan sebaran polutan Nitrogen Dioksida (NO2) akibat kebakaran hutan dan lahan di Kota Dumai yang terjadi pada tahun 2019. Metode yang digunakan adalah penginderaan jauh dengan menggunakan data Ozone Monitoring Instrument (OMI) NO2 dan data curah hujan yang didapatkan dari satelit Tropical Rainfall Measuring Mission (TRMM). Prosedur penelitian dimulai dengan pengumpulan dan pengolahan data. Kemudian dilakukan pembagian periode analisis berdasarkan pola curah hujan bulanan, analisis sebaran polutan NO2 menjadi 4 periode, dan visualisasi menggunakan software ArcGis. Konsentrasi NO2 di Kota Dumai pada tahun 2019 berada pada rentang 28 – 39 µg/m3 dan masih berada dibawah baku mutu sebesar 150 µg/m3. Curah hujan dan konsentrasi NO2 memiliki korelasi yang negatif, dimana konsentrasi NO2 akan tinggi pada saat curah hujan rendah.id
dc.description.abstractDumai City is one of the areas in Riau Province that has high cases of forest and land fires. Forest and land fires will have a negative impact on air quality if good management is not carried out. Therefore, it is necessary to conduct a further review related to air pollution, especially those caused by NO2 pollutants using measured methods. The purpose of this study was to find out the mapping of the distribution of Nitrogen Dioxide (NO2) pollutants due to forest and land fires in Dumai City that occurred in 2019. The method used was remote sensing using Ozone Monitoring Instrument (OMI) NO2 data and rainfall data obtained from Tropical Rainfall Measuring Mission (TRMM) satellite. The research procedure begins with data collection and processing. Then the analysis period is divided based on monthly rainfall patterns, analysis of NO2 pollutant distribution into 4 periods, and visualization using ArcGIS software. The concentration of NO2 in Dumai City in 2019 was in the range of 28 – 39 g/m3 and was still below the quality standard of 150 g/m3. Rainfall and NO2 concentration have a negative correlation, where NO2 concentration will be high when rainfall is low.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePemetaan Sebaran Polutan Nitrogen Dioksida (NO2) Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Kota Dumaiid
dc.title.alternativeMapping Distribution of Nitrogen Dioxide (NO2) Pollutants Due to Forest and Land Fires in Dumai Cityid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordKota Dumaiid
dc.subject.keywordnitrogen dioksidaid
dc.subject.keywordpencemaran udaraid
dc.subject.keywordpenginderaan jauhid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record