Show simple item record

dc.contributor.advisorPurnamadewi, Yeti Lis
dc.contributor.authorLestari, Susi
dc.date.accessioned2021-08-30T01:56:48Z
dc.date.available2021-08-30T01:56:48Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/108925
dc.description.abstractPertumbuhan ekonomi merupakan peningkatan output dari waktu ke waktu dan menjadi salah satu indikator dalam mengukur keberhasilan pembangunan. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi mengindikasikan suatu daerah menuju kondisi yang lebih baik. Untuk mewujudkanya, diperlukan peran pemerintah dalam alokasi anggaran sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh belanja pemerintah daerah dan kemandirian keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Barat dari tahun 2015-2019. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil analisis regresi data panel menunjukkan bahwa belanja modal, rasio PAD, belanja kesehatan, belanja pendidikan, dan tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Adapun belanja modal dan belanja pendidikan berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Barat.id
dc.description.abstractEconomic growth is an increase in output from time to time and is one of the indicators in measuring the success of development. High economic growth of an area towards better conditions. To make it happen, the government's role in budget allocation is needed in accordance with the laws and regulations. This study aims to analyze the effect of local government spending and independence on regional finances on economic growth in districts/cities of West Kalimantan Province in 2015-2019. The analytical method used is panel data regression with Fixed Effect Model (FEM) approach. The results of panel data regression analysis show that capital expenditure, PAD ratio, health expenditure, education expenditure, and education level have a significant effect on economic growth. Meanwhile, capital expenditures and education expenditures have a negative effect on economic growth in the districts/cities of West Kalimantan Province.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh Belanja Daerah dan Kemandirian Keuangan Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Kalimantan Baratid
dc.title.alternativeEffect of Regional Expenditures and Regional Financial Independence on Economic Growth in West Kalimantan Provinceid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordregional expenditureid
dc.subject.keywordpanel dataid
dc.subject.keywordeconomic growthid
dc.subject.keywordratio of padid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record