Show simple item record

dc.contributor.advisorAnggraini, Eva
dc.contributor.advisorNuva
dc.contributor.authorKumasuya, Nabila
dc.date.accessioned2021-08-16T07:22:37Z
dc.date.available2021-08-16T07:22:37Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/108495
dc.description.abstractAktivitas produksi semen oleh PT Semen Padang menghasilkan emisi yang berpotensi menyebabkan pencemaran udara. Program green belt merupakan upaya yang dilakukan oleh PT Semen Padang untuk menanggulangi dampak dari emisi yang dihasilkan, melalui aktivitas ruang penghijauan di area pabrik dan perumahan di sekitarnya. Keberadaan green belt di kawasan perumahan yang dekat dengan aktivitas perusahaan bertujuan untuk untuk memperbaiki kualitas udara yang merupakan jasa lingkungan dari ruang hijau tersebut. Pentingnya fungsi area green belt ini membutuhkan pengelolaan yang baik dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bentuk kontribusi yang diminati masyarakat untuk mempertahankan keberadaan green belt dan mengestimasi kesediaan masyarakat berpartisipasi dalam program green belt yang menunjukkan nilai ekonomi jasa lingkungan green belt PT Semen Padang. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif kuantitatif dan contingent choice model dengan teknik discrete choice experiment. Hasil analisis menunjukkan: (1) Bentuk kontribusi yang paling diminati masyarakat adalah melakukan 2 hari kontribusi untuk merawat dan mejaga green belt di setiap bulannya dengan penanaman sebanyak 150 pohon dan keanekaragaman hayati pada tingkat sedang. (2) Nilai rata-rata WTP rumah tangga terhadap program green belt adalah Rp1.976.184 per tahun serta total WTP yang diperoleh sebesar Rp1.622.941.110. Nilai ini menunjukkan nilai ekonomi green belt sebagai jasa lingkungan untuk mengendalikan pencemaran udara.id
dc.description.abstractThe production of cement by PT Semen Padang also release emissions which most likely cause air pollution. Thus, the company initiate a green belt as an urban greening program to minimize the impact of the emissions released in the factory and surrounding residential area. A green belt in a residential area close to the company's activities aims to improve air quality which is an environmental service of the green space. The importance of the function of this green belt area requires good management by involving community participation. The purpose of this study is to analyze the form of contribution that people are interested to maintain the existence of a green belt and to estimate the willingness of the community to participate in a green belt program that shows the economic value of PT Semen Padang's green belt environmental services. Data analysis was perfomed using quantitative descriptive analysis and contingent choice model using discrete choce experiment. The results of the analysis show: (1) The form of contribution that community is most interested in doing two days of contribution to maintain the green belt every month by planting 150 trees and biodiversity at a moderate level. (2) The average value of household WTP against the green belt program is IDR 1,976,184 per year, and the total WTP obtained is IDR 1,622,941,110. This value shows the economic value of the green belt as an environmental service to control air pollutionid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePenilaian Jasa Lingkungan dengan Teknik Discrete Choice Experiment (Studi Kasus: Program Green Belt PT Semen Padang)id
dc.title.alternativeValuing Environmental Services Using Discrete Choice Experiment (Case Study: Green Belt PT Semen Padang)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordpartisipasi, valuasi ekonomi, willingness to payid
dc.subject.keywordpartisipasiid
dc.subject.keywordvaluasi ekonomiid
dc.subject.keywordwillingness to payid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record