Show simple item record

dc.contributor.advisorMadduppa, Hawis
dc.contributor.advisorBengen, Dietriech Geoffrey
dc.contributor.authorGhozali, Ahmad Taufik
dc.date.accessioned2021-08-13T00:35:48Z
dc.date.available2021-08-13T00:35:48Z
dc.date.issued2020-01-20
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/108360
dc.description.abstractTerumbu karang merupakan ekosistem penting di kawasan pesisir yang rentan dari pengaruh lingkungan, sehingga pemantauan kondisinya perlu dilakukan secara cermat untuk mendukung pengelolaan beragam jasa lingkungan yang penting bagi manusia. Autonomous Reef Monitoring Structure (ARMS) merupakan inovasi dalam standarisasi pemantauan ekosistem terumbu karang, khususnya melalui dinamika komunitas sesil yang saling berkompetisi dan berinteraksi dengan kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan asosiasi biota sesil yang menempel di plat ARMS selama 3 tahun (2013 hingga 2016) di Kepulauan Seribu. Peletakan ARMS dilakukan sebanyak tujuh titik di Kepulauan Seribu, Jakarta. Hasil identifikasi biota sesil yang ditemukan dikategorikan menjadi lima, yaitu: hard coral, coralline algae, alga, sponge, other fauna. Komunitas biota yang dominan adalah sponge dan other algae. Kehadiran kedua kategori tersebut memberikan pengaruh terhadap kehadiran kategori biota lainnya. Kehadiran other algae membatasi penempelan dan pertumbuhan sponge pada substrat, dan kehadiran coralline algae membatasi pertumbuhan dan penyebaran other algae, sekaligus menjadi pionir penempelan hard coral. Komposisi penempelan biota di kedua sisi plat, atas (top) maupun bawah (bottom) berbeda-beda. Kelompok hard coral, sponge dan other fauna cenderung menempel di sisi bawah (bottom) plat ARMS. Kelompok other algae lebih menyukai di sisi atas plat ARMS, dan coralline algae merata di kedua sisi plat ARMS. Penempelan kelompok hard coral di sisi atas (top) ARMS lebih rendah karena adanya pengaruh sedimentasi, sebaliknya sisi bawah (bottom), endapan substrat lebih bersih dari endapan sehingga larva karang menempel lebih baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komposisi biota sesil dipengaruhi oleh sedimentasi yang terbentuk dan asosiasi komponen penyusun komunitas biota pada substrat. Sedimentasi yang terbentuk akan mempengaruhi penempelan dan pertumbuhan biota pada plat ARMS.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKomposisi dan Asosiasi Biota Sesil pada Mikro Habitat Autonomous Reef Monitoring Structure (ARMS) Di Kepulauan Seribu, Jakartaid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordalgaeid
dc.subject.keywordARMSid
dc.subject.keywordcoralline algaeid
dc.subject.keywordhard coralid
dc.subject.keywordspongeid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record