Strategi Pengembangan Bisnis Bawang Goreng UD. Hj. Mbok Sri di Kota Palu Sulawesi Tengah
Date
2021Author
Nur T, Fanny Iswarini
Baga, Lukman Mohammad
Burhanuddin
Metadata
Show full item recordAbstract
Pembangunan pertanian bertujuan untuk meningkatkan produksi dan
pendapatan petani khususnya di Sulawesi Tengah. Salah satu komoditas andalan
yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani adalah komoditas bawang
merah lokal Palu. Komoditas tersebut sangat cocok untuk kondisi iklim, tanah dan
peluang pasar untuk mengembangkan komoditas tersebut. Di Sulawesi Tengah
khususnya di Lembah Palu terdapat produk bawang merah lokal yang berkualitas.
Bawang ini hanya bisa tumbuh di tanah Kota Palu. Menurut beberapa orang yang
pernah mencobanya, bawang merah batu tidak bisa tumbuh di kota lain di
Indonesia. Bawang merah lokal Palu (bawang batu) digunakan sebagai sumber
bahan baku untuk bawang goreng. Bawang goreng di Palu dinilai memiliki
kekhasan, wanginya lebih tajam, rasanya gurih dan keping bawangnya juga renyah,
sera bisa awet hingga setahun lamanya.
Peluang tersebut menjadikan industri bawang goreng di Kota Palu semakin
berkembang. UD. HJ. MBOK SRI merupakan pelopor usaha bawang goreng
pertama di Kota Palu dengan standar mutu kualitas yang sudah terjamin serta sudah
bersertifikasi tinggi dibandingkan dengan usaha bawang goreng lainnya yang ada
di Kota Palu. Usaha HJ. MBOK SRI telah berdiri sejak tahun 1980. Kegiatan
produksi sehari-hari tidak terlepas dari struktur modal yang digunakan sehingga
dapat mencapai tujuannya yaitu memperoleh laba atau keuntungan yang besar.
Modal yang digunakan untuk memproduksi bawang goreng pun berasal dari modal
sendiri sejak tahun 2016. Sebelumnya, UD. HJ. MBOK SRI memakai modal
pinjaman dari bank. Sejak usahanya terus berkembang UD. HJ. MBOK SRI
memberanikan diri untuk melepas modal pinjaman dari bank yang bunganya sangat
banyak.
Saat ini, potensi yang dimiliki oleh UD. HJ. MBOK SRI masih belum
dioptimalkan dengan baik oleh pemilik usaha dikarenakan keterbatasan pasokan
bahan baku sehingga permintaan pasar masih belum terpenuhi semuanya. UD. HJ.
MBOK SRI perlu meningkatkan strategi pengembangan inovasi dalam memperluas
area marketing produknya. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan model bisnis
terkini dari UD. HJ. MBOK SRI dengan menganalisis dan menyusun alternatif
strategi baru berdasarkan analisis Business Model Canvas (BMC). Metode data
yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang
digunakan berupa data primer dari hasil studi lapangan dengan melakukan
wawancara menggunakan kuesioner sebagai pedoman, sedangkan untuk data
sekunder diperoleh dari hasil studi literatur, profil dan laporan UD. HJ. MBOK SRI,
serta dinas atau instansi yang terkait dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan
dengan pemetaan model bisnis terkini berdasarkan 9 elemen yang ada pada BMC.
Pemetaan model bisnis yang telah selesai kemudian akan dilanjutkan dengan
analisis SWOT pada setiap elemen BMC dan menentukan strategi dari isu strategis
yang diangkat untuk mengatasi masalah yang ada pada UD. HJ. MBOK SRI.
Setelah mengidentifikasi strategi dari isu yang ada, dilakukan FGD (Focus Grup Discussion) yang selanjutnya dari hasil FGD ini akan dikombinasikan ke dalam
model bisnis perbaikan UD. HJ. MBOK SRI yang baru dengan menggunakan
perspektif Blue Ocean Strategy (BOS).
Berdasarkan dari hasil penelitian, pemetaan BMC yang dilakukan pada UD.
HJ. MBOK SRI saat ini menunjukkan perlu adanya perubahan strategi karena
masih adanya segmentasi pasar yang memiliki peluang dalam meningkatkan
hubungan dengan pelanggan serta kemitraannya. Dari analisis SWOT yang
dilakukan dengan melakukan identifikasi terhadap faktor internal dan eksternal UD.
HJ. MBOK SRI, saat ini masih memiliki kelemahan strategis berupa belum
optimalnya dalam memenuhi permintaan pasar, kurangnya media informasi yang
ada, tidak dapat memprediksi ketersediaan stok bahan baku dan masih memiliki
skala usaha yang relatif kecil. Perlu adanya pemanfaatan peluang-peluang strategis
dalam mengatasi kelemahan UD. HJ. MBOK SRI seperti dengan meningkatkan
pelayanan produk dapat menambah pendapatan, terbukanya segmen pelanggan
yang baru, penggunaan jejaring sosial untuk menjangkau semua segmen pelanggan,
adanya peran fasilitator dalam menstandarisasi aktivitas kunci. Tidak hanya
kelemahan dan peluang saja UD. HJ. MBOK SRI juga memiliki ancaman dan
kekuatan. Ancaman strategis yang perlu diperhatikan usaha yaitu adanya substitusi
produk bawang goreng yang tersedia, berpindahnya pelanggan ke produsen lain,
adanya gangguan dalam pasokan bawang merah dan munculnya pesaing yang
mengancam pangsa pasar. Untuk menghindari ancaman tersebut maka perlu adanya
pemanfaatan pada kekuatan yang dimiliki UD. HJ. MBOK SRI dalam
meminimalisir ancaman. Adapun kekuatan yang dimiliki usaha yaitu segmentasi
pelanggan yang baru, standar mutu kualitas produk yang dihasilkan terjamin, serta
memiliki jaringan pemasok yang terintergrasi. Strategi yang dihasilkan analisis
SWOT ini kemudian akan dievaluasi menggunakan BOS yang kemudian akan
diterapkan pada perbaikan BMC baru milik UD. HJ. MBOK SRI. Alternatif strategi
yang dapat diupayakan dalam pengembangan UD. HJ. MBOK SRI dapat
difokuskan kepada elemen customer segments, value prepositions, channels,
customer relationships dan key partnerships yaitu dengan mengoptimalkan
penggunaan jejaring sosial dapat menambah segmen pelanggan yang baru serta
dengan meningkatkan proposisi nilai akan berpengaruh terhadap hubungan
pelanggan yang semakin baik, hubungan kemitraan juga akan terjalin dengan baik,
serta aktivitas kunci akan berjalan lancar, dan sumberdaya utama juga akan
semakin memadai, sehingga arus pendapatan semakin meningkat dan struktur biaya
bisa dikelola dengan baik.
Collections
- MT - Economic and Management [3196]
