Show simple item record

dc.contributor.advisorYuwono, Arief Sabdo
dc.contributor.authorAlfianita, Dita
dc.date.accessioned2021-06-25T09:00:33Z
dc.date.available2021-06-25T09:00:33Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/107127
dc.description.abstractPencemaran udara merupakan salah satu indikator kualitas lingkungan. Pandemi COVID-19 di Indonesia terjadi pada Februari 2020, sehingga Kota Bogor menerapkan Kebijakan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perubahan kualitas udara yang terjadi di Kota Bogor akibat Kebijakan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) berdasarkan nilai ISPU. Data konsentrasi parameter ISPU Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul digunakan sebagai data pembanding tambahan. Konsentrasi kelima parameter Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berfluktuasi dari tahun 2015-2020. Nilai ISPU sebelum kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Bogor, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Bantul berturut-turut yakni 59, 74, 87. Sedangkan nilai ISPU sesudah kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yakni 58, 36, 64. Kebijakan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas udara Kota Bogor, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Bantul.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisis Perubahan Kualitas Udara Akibat Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordair quality
dc.subject.keywordair quality index
dc.subject.keywordBogor municipality
dc.subject.keywordlarge-scale social restriction policies


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record