Analisis pengaruh tinggi penggenangan terhadap gerakan air dan efisiensi pemberian air pada guludan tanaman jenis tanah podsolik coklat kekuningan

Date
1989Author
Sumono
Dhalhar, Mohammad Azron
Abdullah, Kamaruddin
Hardjoamidjojo, Soedodo
Herudjito, Dasun
Metadata
Show full item recordAbstract
Untuk memanfaatkan air irigasi seoptimal mungkin, masalah efisiensi dan efektivitas pemberian air menjadi sangat penting. Nilai efisiensi pemberian air dapat merupakan petunjuk bagi distribusi air di dalam tanah setelah pemberian air. Oleh karena itu pengetahuan tentang gerakan air tanah sangat diperlukan, karena berguna untuk menduga perubahan kandungan air tanah, menentukan hubungan antara tinggi penggenangan air dalam alur, lebar guludan, jarak alur dan waktu pemberian air secara lebih tepat, sehingga dapat diperoleh efisiensi dan efektivitas air yang tinggi.
Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan model gerakan air dalam guludan tanaman yang memperoleh air dari sistem irigasi alur dan menganalisa gerakan air dalam guludan tanaman oleh karena adanya pengaruh tinggi penggenangan air dalam alur.
Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu (1) secara teori, dengan membentuk model matematik, dan (2) melakukan percobaan di laboratorium dan di lapang untuk menguji kesesuaian model. Model dibentuk untuk kondisi tidak jenuh (unsaturated) dan kondisi tidak mantap (unsteady state). Model disusun berdasarkan dua persamaan dasar, yaitu rumus Darcy yang telah dimodifikasi oleh Richard dan persamaan kontinyuitas. Selanjutnya model dikembangkan dengan memasuk-kan unsur evaporasi (Ep) untuk kondisi tanpa tanaman a tau unsur evaporasi (Ep) dan transpirasi (Tr) untuk kondisi dengan tanaman, dan disebut sebagat MODEL GALUTAN. Model disusun dengan asumsi-asumsi (1) tanah homogen dan isotropik, (2) pengaruh histeresis diabaikan, (3) gerakan air dua di-mensi, dan (4) penyebaran akar merata. MODEL GALUTAN dise-lesaikan secara numerik dengan metoda beda terbatas (finite difference) dengan selang jarak perhitungan Δx = 7.5 cm, ΔZ di-= 15 cm dan Δt 10 menit. Pada percobaan lapang juga dilakukan perhitungan dengan selang jarak yang sama, tetapi dengan Δt - 2.5 menit dan nilai D (9) yang dihitung dari pengukuran kandungan air tanah dan dari pengukuran K (θ).
Percobaan dilakukan pada tanah Podsolik Coklat Kekuning bertekstur liat, tanpa tanaman atau dengan tanaman. Perlakuan dengan tanaman menggunakan kedelai dari jenis Orba. Guludan mempunyai permukaan datar dan alur berbentuk V. Untuk percobaan laboratorium dipergunakan tanah homogen dengan kerapatan rata-rata 1.07 gr/cm³, sedang di lapang tanah dioleh sehingga terdapat dua lapisan, yaitu lapisan 0 30 cm ...

