| dc.contributor.advisor | Suharsono | |
| dc.contributor.advisor | Akhdiya, Alina | |
| dc.contributor.author | Nisaa, Helma Aulia | |
| dc.date.accessioned | 2021-02-10T12:20:59Z | |
| dc.date.available | 2021-02-10T12:20:59Z | |
| dc.date.issued | 2021 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/105832 | |
| dc.description.abstract | Gen LYZ-C penyandi enzim lisozim telah diintroduksikan ke dalam tanaman kentang
(kultivar Atlantik) dan menghasilkan tanaman transgenik, diantaranya ATT1 dan ATT4.
Kedua tanaman transgenik tersebut mengekspresikan gen lisozim secara konstitutif yang
menjadikannya resisten terhadap bakteri fitopatogen Ralstonia solanacearum dan
Pectobacterium carotovorum. Lisozim merupakan enzim pendegradasi dinding sel bakteri
sehingga bakteri menjadi lisis. Bakteri endofit Micrococcus endophyticus G053
mengkolonisasi tabung xilem dan meningkatkan pertumbuhan tanaman kentang. Penelitian
ini bertujuan untuk membandingkan pertumbuhan tanaman kentang kultivar Atlantik
transgenik yang mengandung gen LYZ-C dan tanaman non-transgenik yang diinokulasi
dengan bakteri endofit M. endophyticus G053 secara in vitro. Perbandingan pertumbuhan
kedua jenis tanaman tersebut dapat digunakan untuk mengetahui pengaruh tanaman
transgenik yang mengandung gen LYZ-C terhadap bakteri endofit M. endophyticus.
Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan satu faktor perlakuan
yaitu genotipe yang terdiri dari tiga klon tanaman yang meliputi satu klon kentang kultivar
Atlantik non-transgenik dan dua klon transgenik yaitu ATT1 dan ATT4. Pengamatan
pertumbuhan tanaman yang dilakukan meliputi tinggi batang, jumlah buku, jumlah akar,
dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan tinggi batang, jumlah
buku, panjang akar, dan jumlah akar dari tanaman kentang non-transgenik dan kentang
transgenik yang diinokulasi oleh M. endophyticus tidak berbeda nyata. Hasil reisolasi
Micrococcus endophyticus G053 dari tanaman transgenik dan non-transgenik
mengindikasikan bahwa keberadaan dan ekspresi gen LYZ-C pada tanaman transgenik
tidak menyebabkan kematian bakteri endofit tersebut. | id |
| dc.description.abstract | LYZ-C gene encoding lysozyme was introduced into potato plant (Atlantic cultivar)
producing transgenic plants i.e. diantaranya ATT1 dan ATT4. The two transgenic plants,
express LYZ-C gene constitutively making them resistant to phytopathogenic bacteria,
Ralstonia solanacearum and Pectobacterium carotovorum. Lysozymes are enzymes that
degrade bacterial cell walls so that bacteria become lysis. Endophytic bacterium
Micrococcus endophyticus G053 colonizes xylem tubes and increases the growth of potato
plants. This study aims to compare the growth of transgenic Atlantic potato cultivars
containing LYZ-C gene and non-transgenic plants inoculated with endophytic bacteria M.
endophyticus G053 in vitro. The comparison of the growth of the two types of plants can be
used to determine the effect of transgenic plants containing the LYZ-C gene on endophytic
bacteria M. endophyticus. This study used a completely randomized design (CRD) with one
treatment factor, namely a genotype consisting of three plant clones including one nontransgenic Atlantic potato cultivar clone and two transgenic clones namely ATT1 and
ATT4. The growth of plant including stem height, number of books, number of roots, and
root length was observed. The results showed that the growth of stem height, number of
nodes, root length, and number of roots of non-transgenic and transgenic potatoes
inoculated by M. endophyticus were not significantly different. Reisolation results of M.
endophyticus G053 from the transgenic and non-transgenic plants indicated that the LYZ-C
gene and its expression in the transgenic plants did not cause the death of the bacterium. | id |
| dc.description.sponsorship | Proyek Penelitian Terapan yang berjudul
“Pengembangan Kentang Untuk Industri Keripik dan Kentang Sayur” atas nama Prof. Dr.
Ir. Suharsono, DEA. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Pertumbuhan Kentang Kultivar Atlantik Transgenik dan Non-transgenik yang Diinokulasi Bakteri Endofit Micrococcus endophyticus | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |
| dc.subject.keyword | endophytic bacteria | id |
| dc.subject.keyword | lysozyme | id |
| dc.subject.keyword | Micrococcus endophyticus | id |
| dc.subject.keyword | transgenic potato | id |