Analisis input-output peranan industri kertas dalam perekonomian indonesia
Abstract
Proses industrialisasi di Indonesia telah yang dimulai dari sejak pelita I
telah mengakibatkan transformasi struktural dalam perekonomian Indonesia. Hal
ini ditandai dengan semakin menurunnya kontribusi sektor primer (pertanian)
terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sementara sektor sekunder dan tersier
seperti industri pengolahan kontribusinya terhadap PDB terus mengalami
peningkatan.
Salah satu sektor industri pengolahan yang berkembang pesat adalah
sektor industri kertas. Hal yang menyebabkan industri ini terus berkembang pesat
di Indonesia antara lain adalah kemudahan mendapatkan baku dan tenaga kerja
yang murah. Pada akhir tahun 2000 kapasitas terpasang industri kertas nasional
telah mencapai sekitar 9,1 juta ton per tahun, produksi sebesar 6,8 juta ton, ekspor
sebesar 2,8 juta ton, dan konsumsinya yang telah mencapai 4,2 juta ton. Data-data
tersebut di atas menunjukkan bahwa industri kertas sangat potensial untuk terus
dikembangkan khususnya untuk meningkatkan penerimaan devisa negara. Selain
perkembangannya yang pesat tersebut, industri kertas juga mempunyai pengaruh
dan hubungan timbal balik terhadap industri atau sektor lainnya karena komoditi
kertas yang dihasilkan oleh industri ini dapat sebagai input sektor industri lain dan
sebaliknya industri kertas juga membutuhkan input dari sektor lain tersebut.
Berdasarkan kondisi di atas, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh
mana peran sektor industri kertas bagi perekonomian Indonesia


