Show simple item record

dc.contributor.advisorFindi, Muhammad
dc.contributor.authorRoymanto, Yolanda
dc.date.accessioned2020-12-28T05:42:18Z
dc.date.available2020-12-28T05:42:18Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/105059
dc.description.abstractProvinsi Sumatera Utara sebagai salah satu daerah yang menjalankan Otonomi, jika dilihat dari nilai derajat desentralisasi fiskal yaitu rasio antara pendapatan asli daerah dengan total pendapatan daerah yang merupakan ukuran tingkat kemandirian daerah menunjukkan bahwa rata-rata derajat desentralisasi fiskal pada tahun 2014 – 2018 sebesar 49,05%, dapat disimpulkan bahwa desentralisasi fiskal di provinsi Sumatera Utara dikategorikan dalam tingkatan baik artinya tingkat kemandirian keuangan di Provinsi Sumatera Utara sudah dikategorikan mandiri namun, permasalahan kemiskinan belum dapat terselesaikan. Data yang digunakan adalah 33 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara dengan periode tahun 2014 – 2018. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dan Random Effect Model (REM). Hasil estimasi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Desentralisasi fiskal yang diukur dengan Derajat Desentralisasi Fiskal memiliki pengaruh negatif dan signifikan. Faktor lain yang memengaruhi kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara adalah Rata-rata lama sekolah, jumlah penduduk, dan pertumbuhan ekonomi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcEconomics and Development Studiesid
dc.titlePengaruh Desentralisasi Fiskal terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara (Periode Tahun 2014 – 2018).id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordSumatera Utaraid
dc.subject.keywordkemiskinanid
dc.subject.keywordderajat desentralisasi fiskalid
dc.subject.keyworddata panelid
dc.subject.keywordRandom Effect Model (REM)id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record