Show simple item record

dc.contributor.advisorHasan, Akhmad Endang Zainal
dc.contributor.advisorHusnawati
dc.contributor.authorSonda, Rahmania
dc.date.accessioned2020-12-28T01:11:35Z
dc.date.available2020-12-28T01:11:35Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/105003
dc.description.abstractTemulawak merupakan tanaman obat yang mengandung senyawa kurkumin dan xanthorrhizol yang dapat berperan sebagai antikanker. Pemanfaatan temulawak sebagai antikanker yang sedang berkembang membutuhkan uji preklinis berupa toksisitas subkronis untuk mengetahui tingkat dosis dan efek toksik yang dapat terjadi pada tubuh selama 28 hari. Penelitian ini bertujuan menentukan kadar kreatinin, urea, dan total protein darah pada toksisitas subkronis ekstrak etanol 70% temulawak. Ekstrak diberikan secara oral kepada 30 tikus betina dan 30 tikus jantan yang terbagi dalam 6 kelompok dosis yaitu kelompok normal, kelompok satelit, kelompok dosis 45, 225, 1125, dan 5625 mg/kgBB. Hasil menunjukkan bahwa pemberian ekstrak hingga dosis 5625 mg/kgBB pada tikus betina dan tikus jantan selama 28 hari tidak menyebabkan peningkatan kadar kreatinin dan total protein darah melebihi nilai normal. Peningkatan di atas nilai normal dan memiliki perbedaan nyata dengan kelompok normal terjadi pada kadar urea darah tikus jantan hari ke-28 dengan rerata 27.38 mg/dL pada kelompok dosis 5625 mg/kgBB. Namun pada kelompok satelit kadar tersebut dapat kembali ke nilai normal setelah 14 hari pemberhentian paparan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcBiochemistryid
dc.titleKadar Kreatinin, Urea, dan Total Protein Darah Tikus Sprague Dawley pada Toksisitas Subkronis Ekstrak Etanol 70% Temulawakid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordkreatininid
dc.subject.keywordproteinid
dc.subject.keywordtemulawakid
dc.subject.keywordtoksisitasid
dc.subject.keywordureaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record