Show simple item record

dc.contributor.advisorWistara, Nyoman Jaya
dc.contributor.authorSilalahi, Christian A
dc.date.accessioned2020-12-24T01:48:44Z
dc.date.available2020-12-24T01:48:44Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/104746
dc.description.abstractTorefaksi biopelet dapat meningkatkan mutu biopelet seperti sifat hidrophobik dan kerapatan energi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu biopelet kayu kaliandra dengan proses torefaksi. Serbuk kayu kaliandra berukuran 40-60 mesh dicetak menjadi biopelet tanpa menggunakan perekat dengan suhu kempa 180°C selama 10 menit kemudian dilakukan torefaksi. Torefaksi dilakukan pada suhu 200°C, 230°C, 260°C dan 290°C selama 1 jam. Karakteristik biopelet torefaksi diuji berdasarkan SNI 8021-2014. Hasil penelitian menunjukkan torefaksi meningkatkan mutu biopelet. Suhu torefaksi memberikan pengaruh nyata terhadap karakteristik biopelet (p<0.05). Peningkatan suhu torefaksi meningkatkan nilai kadar abu, kadar karbon terikat dan nilai kalor serta menurunkan nilai kadar air, kadar zat terbang, kerapatan, ketahanan dan rendemen biopelet yang ditorefaksi. Secara umum biopelet yang dihasilkan telah memenuhi syarat SNI 8021-2014. Nilai kadar air, kadar zat terbang, kadar karbon terikat, kadar abu, kerapatan, rendemen, ketahanan dan nilai kalor berturut-turut yaitu 1.98-2.78%, 62.58-77.51%, 18.87-34.17%, 0.84-1.27%, 0.83-1.17g/cm3, 71.68-97.62%, 32.18- 46.79%, 4516-5790 kkal/kg.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForest productid
dc.titleBiopelet Torefaksi Kayu Kaliandra (Calliandra calothysrus).id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordbiopeletid
dc.subject.keywordbiomassaid
dc.subject.keywordkaliandraid
dc.subject.keywordtorefaksiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record