Show simple item record

dc.contributor.advisorYulianda, Fredinan
dc.contributor.advisorImran, Zulhamsyah
dc.contributor.authorMulyosantoso, Joshua Arianto
dc.date.accessioned2020-12-24T01:30:49Z
dc.date.available2020-12-24T01:30:49Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/104681
dc.description.abstractLamun mampu mengurangi emisi gas karbon sebagai pemicu pemanasan global yang dikenal dengan istilah blue carbon. Penelitian ini bertujuan menghitung kandungan C-Organik pada beberapa spesies lamun di Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu sebagai peluang untuk dimanfaatkan dalam pengelolaan ekosistem lamun. Pengambilan sampel dan analisis data dilakukan pada November 2019 – Februari 2020. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Biomassa diukur dari berat basah lamun per satuan luas, kandungan karbon dihitung menggunakan metode Walkley and Black pada biomassa dan substrat. Ekosistem lamun di Pulau Kelapa Dua ditumbuhi oleh Cymodocea rotundata, Halophila ovalis, dan Thalassia hemprichii. Kandungan C-Organik lamun pada Stasiun 1 dan Stasiun 2 memiliki nilai rata-rata tertinggi dari jenis H. ovalis dengan nilai 11.62% diikuti oleh C. rotundata (11.29%) dan T. hemprichii (11.27%). Analisis C-Organik pada Stasiun 3 hanya pada jenis T. hemprichii. Kandungan C-Organik T. hemprichii pada Stasiun 3 bernilai 10.81%. Kandungan C-Organik terbesar berada pada bagian utara pulau dan terendah pada selatan pulau.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAquatic Resources Managementid
dc.titlePeran Lamun dalam Penyerapan Karbon sebagai Upaya Menjaga Keseimbangan Lingkungan di Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordbiomassaid
dc.subject.keywordC-Organikid
dc.subject.keywordlamunid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record