Show simple item record

dc.contributor.advisorBatubara, Irmanida
dc.contributor.advisorMariya, Silmi
dc.contributor.authorSetiawan, Nabilah Saifanah
dc.date.accessioned2020-12-24T00:41:46Z
dc.date.available2020-12-24T00:41:46Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/104541
dc.description.abstractTumbuhan famili Asteraceae berpotensi sebagai antikanker, termasuk bandotan (Ageratum conyzoides), sintrong (Crassocephalum crepidioides), kirinyu (Chromolaena odorata), dan sembung (Mikaina micrantha). Penelitian ini bertujuan menentukan spesies terbaik sebagai agen antikanker pada keempat tumbuhan tersebut dan menduga senyawa aktifnya. Ekstrak air setiap sampel difraksionasi dengan kloroform sehingga didapat fraksi air dan fraksi kloroform. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat tumbuhan memiliki kandungan fitokimia, seperti minyak atsiri, flavonoid, fenolik, terpenoid, dan steroid. Toksisitas melalui uji letalitas larva udang menunjukkan bahwa keempat tumbuhan bersifat toksik dengan nilai LC50, yaitu 0.68, 13.77, 196.11, dan 901.00 μg/mL sehingga diduga bersifat sebagai antikanker. Senyawa eupalestin dan sinensetin pada bandotan, ombuin dan asam vanilat pada kirinyu, 1-metil-2-pirolidinon dan benzofuran pada sintrong dilaporkan sebagai senyawa antikanker. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa bandotan yang paling toksik dibandingkan tumbuhan lainnya dan paling berpotensi sebagai sumber senyawa antikanker.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcChemistryid
dc.titlePenapisan Potensi Ekstrak Empat Tumbuhan Asteraceae sebagai Antikanker.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordantikankerid
dc.subject.keywordbandotanid
dc.subject.keywordkirinyuid
dc.subject.keywordsembungid
dc.subject.keywordsintrongid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record