Show simple item record

dc.contributor.advisorDaryanto, Arief
dc.contributor.authorAlfaridzi, Ghivary
dc.date.accessioned2020-12-24T00:32:21Z
dc.date.available2020-12-24T00:32:21Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/104491
dc.description.abstractIndonesia merupakan negara produsen karet terbesar kedua di dunia. Dalam kontribusi terhadap PDB, ekspor dari industri pengolahan memiliki angka paling tinggi dan karet masuk kedalam salah satu industri tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi nilai tambah serta posisi dan partisipasi dalam Global Value Chain (GVC) atau rantai nilai global industri karet. Data yang digunakan berbentuk data panel dengan periode analisis tahun 2005 dan 2015 dengan 25 negara utama pengekspor dan pengimpor karet dunia. Data penelitian ini bersumber dari OECD, UN Comtrade, dan World Bank. Analisis tabel Inter-Country Input- Output (ICIO) merupakan metode yang mencakup langkah-langkah nilai tambah dalam ekspor dan impor secara sektoral. Hasil analisis tabel ICIO menunjukkan kandungan domestik industri karet Indonesia lebih tinggi dari kandungan asingnya dalam perdagangan internasional. Posisi industri karet Indonesia yang dekat ke sektor hulu dengan projeksi nilai GVC backward lebih dari GVC forward, namun mengalami perubahan dimana pada tahun 2005 nilai GVC backward diatas nilai rata-rata dunia, sedangkan tahun 2015 nilai GVC backward dibawah nilai rata-rata dunia. Tingkat partisipasi Indonesia cukup tinggi dan tidak mengalami perubahan yaitu pada level 1,000-10,000 juta USD.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcEconomics and Development Studiesid
dc.titleRantai Nilai Global Industri Karet Indonesiaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordKaretid
dc.subject.keywordNilai tambahid
dc.subject.keywordPosisi dan partisipasi GVCid
dc.subject.keywordGVCid
dc.subject.keywordICIOid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record