Pendapatan Petani Padi Jagung dan Kesediaan Membayar dalam Penggunaan Benih Unggul di Kecamatan Raman Utara
| dc.contributor.advisor | Firdaus, Muhammad | |
| dc.contributor.author | Nugraha, Ares Gusti | |
| dc.date.accessioned | 2020-12-24T00:20:32Z | |
| dc.date.available | 2020-12-24T00:20:32Z | |
| dc.date.issued | 2020 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/104431 | |
| dc.description.abstract | Pertanian merupakan sektor penunjang perekonomian Indonesia. Salah satu subsektor pertanian adalah tanaman pangan seperti padi dan jagung merupakan sumber utama karbohidrat. Salah satu faktor produktivitas adalah penggunaan benih. Raman Utara merupakan wilayah yang berpotensi memiliki produktivitas tinggi pada tanaman padi dan jagung. Akan tetapi, kualitas benih di daerah ini mengalami masalah sehingga berdampak pada produktivitas padi dan jagung yang rendah. Benih unggul menjadi solusi terbaik untuk meningkatkan produktivitas tetapi harga yang mahal menjadi kendala petani untuk membelinya. Sehingga kesediaan petani untuk membayar benih unggul bersertifikat menjadi salah satu persoalan karena pendapatan petani yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan dan kesediaan membayar petani terhadap penggunaan benih. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari 100 responden yang terbagi menjadi 60 responden padi dan 40 responden jagung. Data yang dikumpulkan menggunakan metode purposive sampling. Analisis yang digunakan yaitu regresi linear berganda (OLS), regresi logistik, dan contingent valuation method. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel luas lahan memiliki hubungan negatif dan signifikan serta variabel pupuk memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap pemilihan benih padi hibrida dan inbrida. Sedangkan variabel penerimaan memiliki hubungan positif dan signifikan serta variabel pupuk dan tenaga kerja memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap pendapatan petani jagung. Rata-rata kesediaan membayar petani untuk benih padi hibrida dan inbrida sebesar Rp.137.833/kg dan Rp.24.500/kg, sedangkan rata-rata kesediaan membayar petani untuk benih jagung sebesar Rp.102.625/kg. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Economics and Development Studies | id |
| dc.title | Pendapatan Petani Padi Jagung dan Kesediaan Membayar dalam Penggunaan Benih Unggul di Kecamatan Raman Utara | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |
| dc.subject.keyword | Benih | id |
| dc.subject.keyword | Kesediaan membayar | id |
| dc.subject.keyword | Pendapatan | id |

