| dc.description.abstract | Pengendapan kalsit secara mikroba merupakan proses perbaikan keretakan pada beton dengan memanfaatkan bakteri ureolitik sebagai katalis. Bakteri tersebut dapat ditemukan dalam susu. Penelitian ini memodifikasi metode Enzyme-Mediated Calcite Precipitation (EMCP) dengan penambahan susu sebagai katalis dalam pembentukan kalsit. Retak pada sampel beton dibuat saat beton telah berumur 28 hari dengan lebar 0.1-0.3 mm. Kemudian, optimasi EMCP dihasilkan dari urease, urea, CaCl2 dan susu diinjeksikan ke dalam sampel beton retak sebanyak 3 kali. Pengaruh perbaikan ini dievaluasi melalui uji permeabilitas dan kuat tekan. Komposisi optimum susu yang digunakan dalam pembentukan kalsit adalah konsentrasi susu 5 gram/Liter dengan suhu awal preparasi 70oC yang menghasilkan 26% lebih banyak massa kalsit dibandingkan dengan larutan EMCP dasar. Setelah dilakukan perbaikan dengan injeksi sebanyak 3 kali, penurunan nilai koefisien permeabilitas dapat mencapai 92.23% dari nilai koefisien permeabilitas beton retak. Sedangkan, untuk nilai kuat tekan mencapai 98.75% dari kuat tekan maksimum yang direncanakan. Sehingga, pemanfaatan susu sebagai katalis dalam perbaikan keretakan beton dengan metode EMCP dapat dilakukan. | id |