Show simple item record

dc.contributor.advisorJuanda, Bambang
dc.contributor.authorAbikusno, RR Rahayu Jasmin Paramita
dc.date.accessioned2020-11-11T03:29:55Z
dc.date.available2020-11-11T03:29:55Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/103941
dc.description.abstractPenelitian ini didasari oleh kondisi di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mendapatkan otonomi khusus serta Dana Keistimewaan (DAIS) dari Pemerintah Pusat. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari DAIS dan faktor lain dari desentralisasi fiskal terhadap kesejahteraan masyarakat khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kesejahteraan masyarakat dapat digambarkan dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan tingkat kemiskinan. Penggunaan data terdiri dari data time series selama periode 2014 hingga 2017 dan data cross section yaitu 5 kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode analisis berupa analisis deskriptif dan kuantitatif pada regresi dengan variabel dummy Gunung Kidul dan ditinjau kembali dengan metode bootstrap. Hasil dari penelitian menunjukkan variabel belanja daerah dipengaruhi oleh pendapatan daerah yang secara statistik sama saja antara Kabupaten Gunung Kidul dengan kabupaten/kota lainnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengaruh DAIS terhadap Belanja Modal (BM) dan Belanja Barang dan Jasa (BBJ) positif tapi tidak signifikan, dan sama saja antara Kabupaten Gunung Kidul dengan kabupaten/kota lainnya. DAIS hanya berpengaruh secara signifikan terhadap Belanja Pegawai Tidak Langsung (BPTL). Pengaruh faktor desentralisasi fiskal lainnya menunjukkan hasil yang sama antara Kabupaten Gunung Kidul dengan kabupaten/kota lainnya dimana BM dipengaruhi oleh DAK dan PAD, BBJ dipengaruhi oleh DAK dan PAD, dan BPTL dipengaruhi oleh DAU. Pengaruh BBJ terhadap Rataan Lama Sekolah (RLS) lebih besar di Kabupaten Gunung Kidul dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Komponen IPM yang menggambarkan kinerja daerah dipengaruhi oleh belanja daerah. Perbedaan pengaruh komponen IPM terhadap IPM antara Kabupaten Gunung Kidul dengan kabupaten/kota lainnya sama saja, kecuali pengaruh Harapan Lama Sekolah (HLS) yang lebih tinggi di Kabupaten Gunung Kidul dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam konteks ini AHH dipengaruhi oleh BM dan BBJ, sedangkan HLS dan RLS dipengaruhi BBJ. Variabel-variabel kesejahteraan masyarakat dipengaruhi oleh kinerja daerah atau komponen IPM. Sedangkan variabel kemiskinan hanya dipengaruhi oleh RLS dan tidak ada perbedaan secara statistik antara Kabupaten Gunung Kidul dengan kabupaten/kota lainnya.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcEconomics and Development Studiesid
dc.titlePengaruh Dana Keistimewaan dan Faktor Lain terhadap Kesejahteraan Masyarakat Dearah Istimewa Yogyakartaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordBootstrapid
dc.subject.keywordDana Keistimewaanid
dc.subject.keywordDummyid
dc.subject.keywordIndeks Pembangunan Manusiaid
dc.subject.keywordKemiskinanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record