Show simple item record

dc.contributor.advisorMaryana, Nina
dc.contributor.advisorTriwidodo, Hermanu
dc.contributor.authorRizki, Fathan Hadyan
dc.date.accessioned2020-08-03T06:30:16Z
dc.date.available2020-08-03T06:30:16Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/103457
dc.description.abstractRefugia merupakan vegetasi yang disediakan pada agroekosistem untuk menyokong proses pengendalian hayati hama Arthropoda. Petani padi di Desa Besur menanam empat jenis tanaman refugia di sekitar pertanaman padi. Tanaman refugia yang ditanam adalah kenikir, Cosmos sulphureus; bunga matahari, Helianthus annuus; bunga kertas, Zinnia elegans (Asteraceae); dan wijen, Sesamum indicum (Pedaliaceae). Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri sejarah pemanfaatan tanaman refugia, mendeskripsikan persepsi petani tentang tanaman refugia, serta mempelajari Arthropoda yang berasosiasi dengan tanaman refugia pada pertanaman padi Desa Besur, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan di lokasi tersebut pada Bulan Desember 2017- Maret 2018. Data mengenai sejarah pemanfaatan refugia diperoleh melalui wawancara seputar topik peristiwa penting yang berkaitan dengan pemanfaatan tanaman refugia dengan metode key informant intervew. Narasumber pada wawancara ini adalah Khamim, petugas lapangan; Abdul Haris, kepala desa; dan Ahmad Mukhlis, perwakilan petani. Data mengenai persepsi petani didapatkan melalui kuis persepsi yang dilaksanakan dalam forum sekolah lapangan dengan jumlah peserta 40 petani. Pertanyaan yang diajukan pada kuis tersebut yaitu tentang pengertian dan fungsi tanaman refugia. Selanjutnya, data mengenai Arthropoda yang berasosiasi dengan tanaman refugia diambil dari pengamamatan pada semua jenis refugia. Pengamatan dilakukan pada periode vegetatif, generatif dan pascapanen pertanaman padi dengan menggunakan metode branches beating, sweep net, pitfall trap, dan pengamatan langsung. Pengamatan khusus pada tanaman wijen selama 24 jam juga dilakukan pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan tanaman refugia di Desa Besur merupakan bagian dari program Manajemen Tanaman Sehat (MTS) yang dimulai sejak tahun 2016. Program tersebut diterapkan setelah terjadi kegagalan panen akibat adanya serangan hama kepinding tanah. Sebagian besar petani di Desa Besur telah cukup memahami arti dan fungsi dari tanaman refugia. Arthropoda yang berasosiasi dengan tanaman refugia sebagian besar termasuk Ordo Diptera, Hymenoptera, dan Araneae. Kelompok detritivora selalu paling melimpah di semua periode pengamatan. Pengamatan khusus pada tanaman wijen menunjukkan bahwa tanaman refugia paling sering dikunjungi oleh predator, khususnya pada malam hari. Analisis keanekaragaman dan kemiripan antara jenis refugia menunjukkan nilai keankearagaman sedang hingga tinggi dengan kemiripan yang tinggi satu sama lain. Kondisi ini berpotensi untuk mendukung keberlanjutan pertanaman padi di Desa Besur.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPest Controlid
dc.subject.ddcArthropods Pestid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcLamongan, Jawa Timurid
dc.titlePemanfaatan Tanaman Refugia pada Pertanaman Padi di Desa Besur, Lamongan, Jawa Timurid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordbungaid
dc.subject.keywordpengendalian hama terpaduid
dc.subject.keywordpersepsiid
dc.subject.keywordserangga bermanfaatid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record