Show simple item record

dc.contributor.advisorSopandie, Didy
dc.contributor.advisorTrikoesoemaningtyas
dc.contributor.authorArdiyanti, Siska Ema
dc.date.accessioned2020-03-11T02:19:06Z
dc.date.available2020-03-11T02:19:06Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/102796
dc.description.abstractTanaman sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) adalah mampu membentuk ratun. Sorgum merupakan tanaman pangan yang kaya akan nutrisi, sehingga dapat mendukung program diversifikasi pangan dan sustainable agriculture. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang kemampuan meratun serta kontribusi karakter agronomi dan fisiologi tanaman terhadap kandungan nutrisi tanaman utama dan ratun galur-galur harapan sorgum. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Juli 2018 (percobaan pertama) dan Oktober 2018- April 2019 (percobaan 2) menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak (RKLT) satu faktor. Percobaan pertama bertujuan untuk menyeleksi 13 galur harapan sorgum yang memiliki kemampuan meratun dan hasil ratun yang tinggi. 6 galur harapan sorgum yang terseleksi ditanam pada percobaan kedua dan dilakukan peratunan. Hasil pada tanaman utama dan ratun dibandingkan kandungan nutrisinya. Percobaan pertama menunjukkan bahwa terjadi penurunan pada karakter agronomi ratun seperti tinggi tanaman, jumlah daun dan diameter batang dibandingkan dengan tanaman utama. Idiotipe sorgum yang diinginkan yaitu memiliki kemampuan meratun dengan hasil yang tidak berbeda nyata dibandingkan dengan tanaman utama, tinggi tanaman dan jumlah daun yang hampir setara dengan Kawali, diameter batang yang besar, bobot malai yang tinggi dan memiliki produksi relatif dari tanaman utama yang tinggi. Hasil seleksi didapatkan 6 galur sorgum terpilih yaitu galur N/UP 166-6, N/UP 082-3, N/UP 118-7, N/UP 139-1, N/UP 124- 7 dan N/UP 139-5. Percobaan kedua menunjukkan terdapat kontribusi karakter agronomi dan fisiologi tanaman utama dan ratun terhadap kandungan nutrisi galur-galur harapan sorgum. Karakter agronomi yang berkontribusi terhadap kandungan nutrisi tanaman sorgum adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah tunas tumbuh, dan waktu muncul ratun. Karakter fisiologi yang berkontribusi terhadap kandungan nutrisi tanaman sorgum adalah luas daun bendera, kehijauan daun, klorofil b, karotenoid dan stay green. Tidak terdapat perbedaan yang nyata pada kandungan nutrisi antara tanaman utama dengan ratun. Biji sorgum memiliki kandungan karbohidrat dan protein tinggi lebih dari 8.5% yang memenuhi kriteria dari Codex Alimentarius Commision (CAC) untuk dijadikan sebagai bahan pangan alternatif. Interaksi genotipe x lingkungan berpengaruh nyata terhadap karakter waktu muncul tunas, tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, umur berbunga, umur panen, panjang malai, bobot malai, bobot biji per malai dan produksi relatif tanaman ratun dari tanaman utama.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgronomyid
dc.subject.ddcSorghumid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titlePotensi Produksi Ratun dan Kesesuaian sebagai Sumber Pangan Galur-Galur Harapan Sorgumid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordkemampuan meratunid
dc.subject.keywordnutrisi sorgumid
dc.subject.keywordpath analysisid
dc.subject.keywordproduksi ratunid
dc.subject.keywordratun sorgumid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record