Show simple item record

dc.contributor.advisorSjahriza, Ahmad
dc.contributor.advisorPurwaningsih, Henny
dc.contributor.authorMadiatsani, Alfi
dc.date.accessioned2020-03-05T06:45:23Z
dc.date.available2020-03-05T06:45:23Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/102656
dc.description.abstractPerkembangan penelitian material baru mengalami kemajuan hingga saat ini, salah satunya ialah oksida grafena. Oksida grafena merupakan material tipis yang berbentuk poliaromatik. Oksida grafena berpotensi besar dalam berbagai aplikasi, salah satunya adalah antibakteri. Kayu manis digunakan sebagai bahan dasar sintesis oksida grafena yang merupakan sumber karbon dari bahan alam. Oksida grafena disintesis menggunakan modifikasi metode Hummers. Penelitian ini menunjukkan spektrum ultraviolet adanya puncak serapan pada 227.9 nm. Spektrum inframerah memperlihatkan gugus O-H, C=C, C-OH, dan C-O. Hasil analisis difraksi sinar X menggambarkan puncak 2θ pada sudut 25.38o dengan nilai kristalinitas 26.57%. Berdasarkan analisis particle size analyzer, oksida grafena memiliki ukuran 95.41 nm. Bakteri yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu Staphylococcus aureus sebagai gram positif dan Escherichia coli sebagai gram negatif. Hasil pengujian antibakteri ditandai dengan terbentuknya zona bening sehingga oksida grafena memiliki aktivitas antibakteri.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcChemistryid
dc.subject.ddcAntibacterialid
dc.subject.ddc2019id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleSintesis Oksida Grafena dari Kayu Manis (Cinnamomum verum) sebagai antibakteri. Dibimbingid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordantibakteriid
dc.subject.keywordkayu manisid
dc.subject.keywordmetode Hummersid
dc.subject.keywordoksida grafenaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record