View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perbandingan Nilai Kapasitas Tukar Kation Tanah Organik Menggunakan Larutan Amonium Asetat yang Disangga Sekitar pH Lapang dan 7.0.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (6.028Mb)
      Date
      2020
      Author
      Gumbara, Rizal Habibi
      Darmawan
      Sumawinata, Basuki
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kapasitas tukar kation (KTK) dan basa-basa yang dapat dipertukarkan adalah dua langkah terpenting untuk menentukan karakteristik dan kualitas tanah. Terdapat beberapa metode pengukuran KTK, di antaranya adalah metode amonium asetat Schollenberger dan Dreibelbis (1930) yang disangga pada pH 7.0 dan metode barium klorida-trietanolamina Mehlich (1938) yang disangga pada pH 8.2. Pengukuran KTK menggunakan kedua metode ini dapat menghasilkan nilai yang sangat berbeda dengan KTK tanah pada keadaan lapangannya (KTK efektif atau KTK), terutama untuk tanah masam, seperti tanah organik, dengan KTK yang bergantung pada pH. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai KTK tanah organik yang diekstrak menggunakan larutan amonium asetat dengan pH sekitar lapang (pH 3.8, 4.2, 4.8) dan netral (7.0). Lima sampel tanah organik dan dua sampel tanah mineral digunakan dalam penelitian ini. Variabel yang diukur adalah KTK dan basa-basa yang dapat dipertukarkan menggunakan larutan amonium asetat yang disangga pada beberapa pH; pH lapang (asam) sebesar 3.8, 4.2, 4.8, dan netral (7.0). Setiap sampel tanah dan tingkat pH diulang tiga kali. Hasil menunjukkan hubungan positif antara pH larutan amonium asetat dengan KTK tanah, semakin tinggi pH larutan pengekstrak maka KTK yang terukur juga semakin tinggi. Nilai KTK yang diukur menggunakan amonium asetat ber-pH 3.8 dan 4.2 memiliki selisih nilai yang lebih rendah daripada KTK yang diukur menggunakan larutan amonium asetat ber-pH 4.8 dan 7.0. Secara umum, selisih nilai KTK antara pH 3.8 dan 4.2 berada di bawah 25%, sedangkan selisih nilai KTK antara pH 3.8 dan 7.0 mencapai 212%. Pengukuran yang dilakukan dengan menggunakan larutan amonium asetat ber-pH tinggi pada tanah organik tidak akan menghasilkan nilai KTK yang representatif terhadap kondisi di lapangan dan mengarah pada analisis data yang salah. Oleh karena itu, pH larutan pengekstrak yang paling cocok untuk mengukur KTK tanah organik adalah 3.8 atau 4.2. Namun, ekstraksi dengan larutan ber-pH 3.8 lebih sulit untuk dilakukan karena terdapat kesulitan dalam pembuatan larutan dan larutan tersebut bersifat kurang stabil sehingga, amonium asetat ber-pH 4.2 adalah larutan yang paling direkomendasikan untuk proses ekstraksi. Di sisi lain, perbedaan nilai pH larutan pengekstrak tidak memiliki pengaruh yang besar terhadap kation yang dapat dipertukarkan di tanah organik.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/102588
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2824]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository