Pertumbuhan dan Produksi Kelor (Moringa oleifera Lam.) pada Jarak Tanam dan Teknik Panen Berbeda
View/ Open
Date
2020Author
Rahmadyahningrum, Aisya Risanda
Suketi, Ketty
Kartika, Juang Gema
Metadata
Show full item recordAbstract
Kelor (Moringa oleifera Lam.) merupakan tanaman tahunan dengan kandungan nutrisi tinggi dan kegunaan yang beragam. Daun kelor mengandung protein, berbagai jenis mineral dan asam amino. Teknik budidaya yang tepat diperlukan untuk memaksimalkan produksi daun kelor. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menentukan jarak tanam dan teknik panen yang tepat untuk mendapatkan pertumbuhan tanaman kelor dan produksi daun yang terbaik. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan IPB Sukamantri pada bulan Maret sampai Juli 2019. Penelitian terdiri atas dua percobaan yang berkelanjutan. Percobaan pertama menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak satu faktor, yaitu jarak tanam. Jarak tanam yang digunakan yaitu 50 cm x 25 cm, 50 cm x 50 cm, 100 cm x 50 cm, dan 100 cm x 100 cm dengan populasi 40, 20, 10, dan 5 tanaman / 5 m². Percobaan kedua menggunakan rancangan split plot dengan petak utama adalah jarak tanam, serta teknik panen pangkas cabang dan petik daun sebagai anak petak. Panen dengan teknik pangkas cabang dilakukan dengan memotong cabang sepanjang 5 cm dari pangkal cabang, dan teknik petik daun dilakukan dengan memetik daun yang sudah memenuhi kriteria panen. Percobaan 1 yang dilakukan pada 0 - 10 minggu setelah tanam (MST) menunjukkan pertumbuhan tanaman kelor sampai dengan 10 MST tidak dipengaruhi jarak tanam dan produksi daun per satuan luas tertinggi dihasilkan jarak tanam sempit (50 cm x 25 cm dan 50 cm x 50 cm). Percobaan 2 yang dilakukan pada 10 - 15 MST menunjukkan pertumbuhan kelor tidak dipengaruhi oleh jarak tanam, namun dipengaruhi teknik panen. Panen dengan teknik petik daun menghasilkan kelor dengan tunas lebih panjang dan daun lebih besar. Penanaman kelor pada jarak tanam 50 cm x 25 cm dengan teknik panen petik daun menghasilkan produksi daun per satuan luas tertinggi.
