View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Imunitas Maternal Induk Ikan Nila yang Diberi Vaksin Polivalen Streptococcus agalactiae dan Resistansi Benih yang Dihasilkan.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (14.55Mb)
      Date
      2019
      Author
      Nurani, Fitriana Sari
      Sukenda
      Sri, Nuryati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Budidaya ikan nila adalah salah satu komoditas akuakultur yang memiliki pertumbuhan cepat terutama di dalam industri produksi pangan dunia. Perkembangan budidaya ikan nila secara intensif mempengaruhi munculnya berbagai macam penyakit bakterial. Streptococcus agalactiae merupakan salah satu patogen utama yang menginfeksi ikan nila. Hasil identifikasi yang dilakukan menunjukkan lima strain S. agalactiae pada budidaya ikan nila di Indonesia yaitu NK1, N17O, N14G, N3M, dan N4M. Kelima strain tesebut dapat menyebabkan kematian yang tinggi pada ikan nila di Indonesia. Kematian yang tinggi akibat infeksi penyakit sering terjadi pada stadia benih, karena respons imun yang dimiliki benih belum berkembang sempurna. Imunitas maternal adalah mekanisme pertahanan utama untuk hewan invertebrata dan mekanisme pertahanan dasar untuk hewan vertebrata, terutama pada tahap perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efikasi vaksin polivalen S. agalactiae yang diberikan pada induk ikan nila dan resistansi benih yang dihasilkan. Penelitian dilakukan pada induk ikan nila yang divaksinasi menggunakan vaksin polivalen S. agalactiae dengan konsentrasi 108 CFU mL-1 yang terbuat dari lima strain dengan konsentrasi yang sama. Vaksinasi diberikan dengan menginjeksi induk secara intraperitoneal (259.88±1.23 gram) pada tingkat kematangan gonad kedua, sedangkan kontrol diinjeksi dengan phosphate buffered saline (PBS) dengan dosis yang sama. Uji tantang dilakukan dengan menggunakan perendaman selama 30 menit pada benih yang dihasilkan. Benih diuji tantang pada umur ke-5, ke-10, ke-15 dan ke-20 hari pascapenetasan. Parameter total eritrosit, total leukosit, kadar hemoglobin, kadar hematokrit, aktivitas fagositik, respiratory burst, aktivitas lisozim, dan level antibodi diamati pada induk di hari ke-7 dan ke-14 pascavaksinasi. Parameter aktivitas lisozim, level antibodi, dan ekspresi recombination activating gene 1 (RAG1) diamati pada telur, sedangkan parameter aktivitas lisozim, level antibodi, ekspresi RAG1, tingkat mortalitas, dan relative percent survival (RPS) diamati pada benih. Hasil menunjukkan bahwa total eritrosit, kadar hemoglobin, dan kadar hematokrit pada induk ikan nila tidak berbeda signifikan dengan semua perlakuan (P>0.05). Namun terdapat perbedaan yang signifikan pada total leukosit, aktivitas fagositik, respiratory burst, aktivitas lisozim, dan level antibodi antara induk yang divaksinasi dan induk yang tidak divaksinasi (P<0.05). Sejalan dengan parameter pengamatan pada induk, hasil yang sama juga ditunjukkan pada telur dan benih. Aktivitas lisozim, level antibodi, dan ekspresi RAG1 pada telur dan benih yang dihasilkan dari induk yang divaksinasi berbeda signifikan dengan telur dan benih yang dihasilkan dari induk yang tidak divaksinasi (P<0.05). Hasil mortalitas benih menunjukkan bahwa benih dari induk yang divaksinasi memiliki tingkat mortalitas yang lebih rendah ketika diuji tantang dengan setiap strain S. agalactiae (NK1, N17O, N14G, N3M, dan N4M), maupun diuji tantang dengan gabungan dari strain tersebut. Nilai RPS menunjukkan bahwa efikasi vaksin polivalen yang diberikan pada induk mampu menghasilkan RPS benih diatas 50 % sampai dengan umur benih ke-20 hari pascapenetasan. Vaksin polivalen S. agalactiae yang diinjeksikan pada induk ikan nila mampu meningkatkan imunitas induk. Transfer imunitas maternal dari induk ke benih dapat menghasilkan benih yang resistan terhadap infeksi S. agalactiae.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/102136
      Collections
      • MT - Fisheries [3210]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository