| dc.description.abstract | Jamur tiram putih adalah jamur pangan yang mempunyai banyak khasiatnya.
Jamur ini tumbuh pada suhu 25-30oC untuk fase vegetatif dan fase generatif 14-
18oC. Suhu udara di Indonesia bagian timur relatif tinggi. Oleh karena itu,
dilakukan seleksi terhadap isolat-isolat jamur tiram putih pada suhu tinggi 35oC.
Bahan yang digunakan terdiri dari sembilan isolat jamur tiram putih yaitu isolat
AMD, BBR, BNK, CSR, MTR, PGN, TBM, USX dan HS liar. Semua isolat jamur tiram
putih tumbuh pada media ASK suhu 35oC dengan diameter koloni 6.83-9 cm
kecuali MTR. Semua isolat pada media bibit jagung yang diinkubasi pada suhu
35oC tidak tumbuh. Selanjutnya kedelapan isolat asal kultur 35oC dibuat bibit pada
media jagung di suhu ruang dan hasilnya empat isolat yang tumbuh yaitu CSR,
TBM, USX dan HS liar. Keempat isolat selanjutnya ditumbuhkan di media
produksi 500 g, terdiri dari serbuk gergajian kayu sengon, 15% dedak padi, 1.5%
gipsum dan 1.5% CaCO3 dan diinkubasi pada suhu 35oC selama fase vegetatif dan
suhu ruang selama fase reproduksi. Keempat isolat tersebut tumbuh pada suhu 35oC
pada fase vegetatif dan berproduksi pada suhu 25-28oC dengan efisiensi biologi
berkisar 64.1- 98.56%. Hasil ini lebih rendah dari penelitian sebelumnya pada isolat
asal yang tanpa perlakuan suhu 35oC. | id |