Analisis dampak otonomi daerah terhadap kondisi ketimpangan pendapatan antar Kabupaten/Kota di Pulau Sumatera
Abstract
Indonesia adalah negara yang memiliki keragaman antar daerah yang
tinggi, keragaman antar daerah itu terjadi karena adanya perbedaan karakteristik
alam, sosial dan budaya. Sistem pemerintahan yang sentralistis dan kesalahan
manajemen pemerintahan yang terjadi selama ini, disamping telah mengakibatkan
terpuruknya perekonomian nasional juga menyebabkan ketimpangan
pertumbuhan ekonomi antar daerah. Diberlakukannya kebijakan otonomi daerah
menyebabkan kewenangan yang lebih luas kepada daerah untuk berperan dalam
pembangunan semakin besar di daerahnya dan diharapkan dengan adanya
otonomi daerah setiap daerah dituntut untuk bisa mengembangkan potensi
daerahnya sehingga dapat mengurangi ketimpangan pendapatan dan
meningkatkan kesejahteraan rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
apakah terjadi konvergensi pendapatan antar kabupaten/kota di pulau Sumatera
dan menganalisis dampak otonomi daerah terhadap konvergensi pendapatan antar
kabupaten/kota di pulau Sumatera.


