View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Economics and Development Studies
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Economics and Development Studies
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Impor Besi dan Baja Negara ASEAN dari China dan Jepang

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (15.79Mb)
      Date
      2019
      Author
      Kusumowardani, Rr Nurul Kamaril
      Hasanah, Heni
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Besi dan baja termasuk salah satu komoditas impor terbesar Indonesia dari China. Perkembangan impor besi dan baja Indonesia dari China cenderung memiliki kesamaan dengan negara ASEAN lainnya yaitu Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Thailand. Impor besi dan baja yang tinggi dapat memengaruhi produsen domestik. Penerbitan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 22 tahun 2018 tentang Ketentuan Impor Besi dan Baja serta perang dagang antara Amerika Serikat dan China menjadi salah satu faktor yang dapat mengancam produsen domestik dikarenakan mudahnya besi dan baja impor masuk ke dalam negeri membuat besi dan baja impor melimpah dan berpengaruh kepada turunnya harga besi dan baja dalam negeri. Penelitian ini dilakukan untuk melihat faktor-faktor yang memengaruhi impor besi dan baja dari China dan Jepang. Metode yang digunakan adalah panel data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga impor tidak berpengaruh signifikan terhadap impor besi dan baja. Kurs berpengaruh negatif dan signifikan terhadap impor besi dan baja, inflasi dan GDP riil berpengaruh positif dan signifikan terhadap impor besi dan baja di Indonesia serta ASEAN lainnya (Malaysia, Singapura, Vietnam dan Thailand). Dari ketiga variabel tersebut, dua diantaranya yaitu kurs dan inflasi berada dalam kewenangan bank Sentral. Oleh karena itu, bank sentral di masing-masing negara ASEAN perlu menjaga kurs dan inflasi agar dapat mencegah impor yang semakin meningkat.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/100592
      Collections
      • UT - Economics and Development Studies [3213]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository