Show simple item record

dc.contributor.advisorKemala, Tetty
dc.contributor.advisorSugiarti, Sri
dc.contributor.authorAmartya, Inggi Rizky
dc.date.accessioned2019-12-26T02:52:38Z
dc.date.available2019-12-26T02:52:38Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/100518
dc.description.abstractTeknologi fotovoltaik adalah suatu proses yang dapat mengubah sinar matahari menjadi energi listrik dengan media semikonduktor. Penggunaan sel surya untuk fotovoltaik hanya dapat mengonversi radiasi matahari menjadi energi listrik kurang dari 20%. Efisiensi akan meningkat ketika material semikonduktor untuk fotovoltaik dibuat menjadi ukuran nano. Pirit merupakan salah satu material semikonduktor fotovoltaik yang memiliki energi pita celah (Eg) dalam kisaran 0.8–0.95 eV. Energi pita celah tersebut terbukti meningkat ketika disintesis dengan metode hidrotermal menggunakan beragam molar [S]:[Fe] pada suhu 200 °C dalam 24 jam. Nilai energi pita celah yang dihasilkan adalah 1.58–2.073 eV. Ukuran nanokristalin pirit yang dihasilkan berada pada kisaran 21.04–58.77 nm menurut data Particle Size Analyzer. Besarnya ukuran nanokristal pirit yang tumbuh kurang dari 50 nm merupakan poin penting untuk aplikasi fotovoltaik.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcChemistryid
dc.subject.ddcNanochrystalid
dc.subject.ddc2019id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleNanokristalin Pirit (FeS2) sebagai Material Semikonduktor Fotovoltaik.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordHidrotermalid
dc.subject.keywordfotovoltaikid
dc.subject.keywordnanokristalid
dc.subject.keywordpiritid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record