Show simple item record

dc.contributor.advisorNurcholis, Waras
dc.contributor.advisorAmbarsari, Laksmi
dc.contributor.authorPutra, Erlangga Kencana Prabu
dc.date.accessioned2019-12-26T02:03:13Z
dc.date.available2019-12-26T02:03:13Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/100501
dc.description.abstractRadikal bebas atau oksidan dapat dihasilkan dari proses metabolisme normal pada manusia atau terbentuk dari pengaruh faktor eksternal. Serangan radikal bebas terhadap makromolekul secara terus menerus dapat merusak sel dan mengganggu homeostasis. Antioksidan mampu menghilangkan radikal bebas dari suatu sistem dan mencegah proses oksidasi biomolekul dengan mereduksi radikal bebas. Okra mengandung senyawa fenolik dalam jumlah yang cukup tinggi sehingga berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan menentukan keragaman aktivitas antioksidan dari 13 genotipe okra (Abelmoschus esculentus (L.) Moench) menggunakan metode 2,2'-azino-bis(3-ethylbenzothiazoline-6-sulphonic acid) (ABTS) dan adalah Ferric Reducing Antioxidant Power (FRAP). Ekstrak yang digunakan berupa ekstrak pektin dari 13 genotipe okra. Hasil dari metode ABTS disajikan sebagai nilai IC50 yang berkisar pada 1280- 4920 μg/mL. Hasil dari metode FRAP disajikan sebagai ekuivalen trolox ketigabelas genotipe okra berkisar pada 1.80-5.49 μM/mg. Genotipe dengan aktivitas antioksidan terbaik adalah genotipe E004id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcBiochemistryid
dc.subject.ddcAntioxidantid
dc.subject.ddc2019id
dc.subject.ddcBogor, Jawa Baratid
dc.titleKeragaman Aktivitas Antioksidan 13 Genotipe Buah Okra (Abelmoschus esculentus (L.) Moench)Menggunakan Metode ABTS dan FRAPid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordABTSid
dc.subject.keywordAntioksidanid
dc.subject.keywordFRAPid
dc.subject.keywordOkraid
dc.subject.keywordPektinid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record