Browsing by Subject "Crabs"
Now showing items 1-20 of 24
-
Analisis ketidakpastian perikanan rajungan (Portunus pelagicus, Linnaeus 1766) di perairan kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah.
(2016)Rajungan (Portunus pelagicus) memiliki nilai ekonomis yang tinggi dengan diekspor ke Amerika, Singapura, Jepang, dan Eropa. Tujuan penelitian ini, yaitu menganalisis pola pertumbuhan, mengidentifikasi tingkat ketidakpastian, ... -
Analisis morfometrik rajungan (Portunus pelagicus Linnaeus, 1758) di perairan utara Jawa dan selatan Madura
(2017)Karakter morfometrik merupakan karakter yang dapat digunakan untuk mengetahui perubahan bentuk morfologi suatu organisme pada beberapa wilayah perairan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan populasi rajungan ... -
Asosiasi Kepiting (Brachyura) dan Vegetasi Lamun di Peraiaran Pesisir Desa Pengudang, Pulau Bintan, Kepulauan Riau
(2019)oleh DIETRIECH GEOFFREY BENGEN dan ADRIANI. Kepiting merupakan biota konsumen yang banyak ditemukan di padang lamun dan memiliki peran penting dalam rantai makanan di ekosistem pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk ... -
Distribusi Geospasial Parameter Lingkungan Dan Analisis Kesesuaian Daerah Penangkapan Rajungan (Portunus Pelagicus) Di Perairan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu
(2016)Permasalahan yang dihadapi oleh pengelolaan rajungan di perairan Pulau Lancang adalah minimnya informasi spasial berkaitan dengan distribusi parameter serta lokasi yang sesuai untuk daerah penangkapan rajungan. Sementara ... -
Efektivitas Suplementasi Hormon Tiroksin pada Induk Betina dan Larva Kepiting Bakau (Scylla Sp.)
(2015)Kepiting bakau (Scylla sp.) merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Kepiting jenis ini banyak tersebar di Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Australia (Keenan, 1999). Keberadaan ... -
Ekobiologi sebagai dasar pengelolaan ikan endemik opudi (Telmatherina prognatha Kottelat, 1991) di Danau Matano, Sulawesi Selatan
(2020)Ikan Telmatherina di D. Matano dikenal oleh masyarakat dengan sebutan ikan opudi. Terdapat sembilan jenis ikan dari famili Telmatherinidae yang penyebarannya cukup luas namun jumlahnya sedikit. Ikan opudi (Telmatherina ... -
Frekuensi Penambahan Kalsium Dan Magnesium Yang Berbeda Pada Sistem Resirkulasi Untuk Meningkatkan Produksi Benih Kepiting Bakau Scylla Serrata
(2016)FAO (2013) menyatakan jumlah produksi kepiting bakau di dunia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, yaitu 246.534 ton (2009), 254.378 ton (2010), 270.087 ton (2011), dan 289.949 ton pada tahun 2012. Kepiting yang ada ... -
Kajian Morfologi Dan Genetik Mimi (Xiphosura, Limulidae) Sebagai Dasar Konservasi Dan Pengelolaan Di Pulau Jawa
(2015)Mimi atau belangkas merupakan hewan dari famili Limulidae yang dikenal sebagai living fossils dan di Indonesia merupakan salah satu sumberdaya genetik yang dilindungi oleh SK Menteri Kehutanan No. 12/Kpts-II/1987 dan ... -
Kajian Morfologi Dan Genetik Mimi (Xiphosura, Limulidae) Sebagai Dasar Konservasi Dan Pengelolaan Di Pulau Jawa.
(2015)Mimi atau belangkas merupakan hewan dari famili Limulidae yang dikenal sebagai living fossils dan di Indonesia merupakan salah satu sumberdaya genetik yang dilindungi oleh SK Menteri Kehutanan No. 12/Kpts-II/1987 dan ... -
Karakteristik Lingkungan Hutan Mangrove Di Desa Mojo, Ulujami, Pemalang Sebagai Acuan Kegiatan Aquasilviculture Kepiting Bakau Scylla Serrata
(2015)Salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi adalah kepiting bakau. Produksi kepiting bakau hingga saat ini masih mengandalkan hasil penangkapan di alam, sedangkan produksi budidaya belum optimal. ... -
Karakteristik Lingkungan Tambak Tumpang Sari Di Subang, Jawa Barat Sebagai Acuan Pengembangan Budidaya Kepiting Bakau Scylla Serrata
(2015)Kepiting bakau (Scylla serrata) merupakan komoditas perikanan dengan prospek bisnis yang bagus karena memiliki nilai ekonomis tinggi. Kegiatan budidaya kepiting bakau yang berkembang di Indonesia meliputi pembesaran, ... -
Model Pengelolaan Habitat Kepiting Bakau (Scylla spp) di Segara Anakan Kabupaten Cilacap Provinsi Jawa Tengah
(2019)Kepiting bakau (Scylla spp) merupakan komoditas perikanan ekonomis penting bernilai tambah bagi ekspor. Berdasarkan teori bionomik, produksi kepiting bakau merupakan fungsi dari populasi kepiting bakau, upaya tangkap ... -
Model Pengelolaan Habitat Kepiting Bakau (Scylla spp) di Segara Anakan Kabupaten Cilacap Provinsi Jawa Tengah
(2019)Kepiting bakau (Scylla spp) merupakan komoditas perikanan ekonomis penting bernilai tambah bagi ekspor. Berdasarkan teori bionomik, produksi kepiting bakau merupakan fungsi dari populasi kepiting bakau, upaya tangkap ... -
Penentuan pH Optimum untuk Pertumbuhan Kepiting Bakau Scylla serrata dalam Wadah Terkontrol
(2014)One of the abiotic factors that affects the growth and the survival of crabs is pH. The optimum pH media will give maximum impact on mangrove crabs because it is related with the osmoregulation process. This study aimed ... -
Penentuan Suhu Optimum untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Benih Kepiting Bakau Scylla serrata (Forskal) pada Media dengan Sistem Resirkulasi
(2014)Supply of mud crab depand on nature stock because crab culture activities and cultivation technology is still limited, so that the exploitation of natural crab was in uncontrolled. In addition, the high mortality due to ... -
Pengelolaan Berkelanjutan Perikanan Rajungan (Portunus pelagicus) di Lampung Timur
(2015)Permintaan pasar untuk ekspor daging rajungan (Portunus pelagicus Linnaeus, 1758) yang tinggi dan diiringi dengan harga yang bagus, mengakibatkan tingginya preferensi nelayan untuk menangkapnya di Indonesia. Salah satu ... -
Pengelolaan Berkelanjutan Perikanan Rajungan (Portunus pelagicus) di Lampung Timur.
(2015)Increasing demand for crab meat export and followed by good prices have been increased fisher preference for capturing the blue swimming crab, Portunus pelagicus (Linnaeus, 1758) in Indonesia. One of potential area for ... -
Pengelolaan Perikanan Rajungan Dengan Pendekatan Ekosistem Di Perairan Laut Jawa (Wppnri 712).
(2015)Pengelolaan perikanan merupakan sebuah kewajiban seperti yang telah diamanatkan oleh Undang-Undang Republik Indonesia No. 31/2004 tentang Perikanan yang ditegaskan kembali pada perbaikan undang-undang tersebut yaitu pada ... -
Pertumbuhan dan Reproduksi Rajungan (Portunus pelagicus Linnaeus, 1758) di Perairan Pesisir Kabupaten Cilacap
(2017)Untuk menunjang pengelolaan perikanan rajungan yang baik, informasi dasar mengenai rajungan sangatlah penting untuk diketahui. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis aspek pertumbuhan dan biologi reproduksi ... -
Potensi Lestari dan Analisis Usaha Penangkapan Rajungan di Perairan Kepulauan Seribu.
(2016)Kepulauan Seribu merupakan salah satu wilayah penghasil rajungan (Portunus pelagicus). Bagian dari Kepulauan Seribu yang dikenal sebagai sentra rajungan adalah Kelurahan Pulau Pari. Permintaan pasar yang cukup tinggi ...

