View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Food Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Daya insektisida campuran ekstrak kencur (Kaempferia galanga Linn) dan ekstrak temulawak(Curcuma xanthorriza Roxb) terhadap serangga gama gudang Sitophilus zeamais paada jagung pipilan

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (14.47Mb)
      Date
      1997
      Author
      Lesmana, Endang
      Haryadi, Yadi
      Suyatma, Nugraha Edhi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sitophilus sp. merupakan serangga yang sangat merugikan karena luasnya serangan dan bermacam-macam produk pertanian yang diserangnya. Dari 10% kerusakan bahan pangan, sekitar 50 % diantaranya disebabkan akibat serangan serangga. niversity Jagung merupakan bahan pangan sumber karbohidrat kedua setelah beras. Di samping itu dalam bentuk pipilan kering, jagung biasanya digunakan untuk makanan ternak dan bahan baku industri pangan. Penggunaan jagung terus meningkat dengan laju kenaikan lebih dari 10% per tahun. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh campuran ekstrak kencur dan ekstrak temulawak terhadap perkembangbiakan Sitophilus zeamais dan mengetahui tingkat kerusakan jagung pipilan selama penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan total populasi turunan pertama Sitophilus zeamais (F1) dengan adanya penambahan campuran ekstrak kencur dan ekstrak temulawak semakin menurun. Sementara itu periode perkembangan semakin panjang. Kedua parameter tersebut mempengaruhi parameter pengamatan lainnya yaitu indeks perkembangan, dimana dengan adanya penambahan campuran ekstrak bahan nabati tersebut, indeks perkembangan semakin kecil. Hal ini berarti campuran ekstrak tersebut efektip dalam menghambat perkembangan Sitophilus zeamais. Hasil terbaik ditunjukan pada penambahan campuran ekstrak kencur 50% dan ekstrak temulawak 50% yang menunjukkan total populasi sebesar 11.2. Berdasarkan uji sidik ragam komposisi campuran ekstrak kencur dan ekstrak temulawak tidak berpengaruh nyata. Konsentrasi penambahan campuran ekstrak kedua bahan nabati tersebut berpengaruh sangat nyata terhadap semua parameter pengamatan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141433
      Collections
      • UT - Food Science and Technology [3623]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository