Prestasi Reproduksi Kambing Betina dan Upaya Peningkatannya melalui Pemberian Preparat Yodium dan Penambahan Protein Pakan di Daerah Gondok Endemik Jawa Barat
Date
1989Author
Hardijanto
Sukra, Yuhara
Toelihere, Mozes R.
Sutardi, Toha
Widjajakusuma, Reviany
Musa, M. Syarkani
Metadata
Show full item recordAbstract
Permintaan akan daging kambing dalam kurun waktu tahun 1984 sampai dengan 1987 meningkat 8 % setiap tahun. Peningkatan itu diakibatkan oleh pertambahan penduduk dan peningkatan pendapatan masyarakat. Pertumbuhan permintaan yang pesat itu tidak dapat diimbangi oleh pertambahan populasi ternak, sehingga terjadilah pemotongan yang melampaui batas. Dalam kurun waktu tahun 1984 sampai dengan 1987 populasi kambing di Indonesia susut 4.63 % setiap tahun. Salah satu faktor yang menghambat pertambahan populasi ternak itu adalah kegagalan reproduksi. Kegagalan tersebut sering terjadi di daerah yang berstatus yodium rendah yaitu daerah gondok endemik. Penelitian ini meliputi suatu survei di beberapa daerah termasuk daerah gondok endemik yang dilanjutkan dengan suatu percobaan. Tujuan survei adalah untuk mempelajari seberapa jauh ketinggian tempat mempengaruhi prestasi reproduksi kambing. Percobaan bertujuan untuk mengetahui tingkat kesuburan ternak kambing dan upaya peningkatannya yang efektif, mudah dan murah. Survei dilakukan pada 1 Maret sampai dengan 30 Juni 1984 di daerah yang berstatus yodium rendah (dataran tinggi), sedang (dataran rendah) dan tinggi (daerah Pantai). ...
Collections
- DF - Veterinary Science [311]


