Show simple item record

dc.contributor.advisorSantoso, Koekoeh
dc.contributor.advisorWibawan, I Wayan Teguh
dc.contributor.authorRahayuningtyas, Desi Khairunissa
dc.date.accessioned2019-10-02T06:46:09Z
dc.date.available2019-10-02T06:46:09Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98863
dc.description.abstractUsaha peternakan unggas saat ini semakin berkembang karena banyaknya permintaan masyarakat terhadap telur dan daging puyuh. Perkembangan usaha ini harus diimbangi dengan peningkatan kesehatan puyuh. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh vitamin C atau melatonin terhadap respon pembentukan antibodi pada puyuh yang mengalami stres. Stresor yang digunakan untuk menekan imunitas puyuh adalah cekaman panas (35 ⁰C), metilprednisolon, atau deksametason. Antigen yang digunakan untuk meningkatkan sistem imun puyuh adalah vaksin aktif ND LaSota dan sel darah merah domba 1%. Rataan titer antibodi yang terbentuk menunjukkan vitamin C dengan dosis 250 mg/kg dan 375 mg/kg dan melatonin dengan dosis 2.2 mg/kg dan 3.3 mg/kg dapat menghasilkan respon antibodi puyuh yang dapat melindungi tubuh. Berdasarkan hasil pengujian titer antibodi menunjukkan vitamin C atau melatonin meningkatkan respon pembentukan antibody pada puyuh yang mengalami stres.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAnimal anatomyid
dc.subject.ddcQuailid
dc.subject.ddc2019id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titlePengaruh Vitamin C atau Melatonin Terhadap Respon Pembentukan Antibodi pada Puyuh yang Mengalami Stres.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordantibodiid
dc.subject.keywordmelatoninid
dc.subject.keywordpuyuhid
dc.subject.keywordstresid
dc.subject.keywordvitamin Cid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record