Show simple item record

dc.contributor.advisorWahjar, Ade
dc.contributor.advisorSulistyono, Eko
dc.contributor.advisorSupijatno
dc.contributor.authorErdiansyah, Novie Pranata
dc.date.accessioned2019-06-25T01:04:23Z
dc.date.available2019-06-25T01:04:23Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98014
dc.description.abstractKekeringan yang ditimbulkan oleh kemarau panjang cukup banyak menimbulkan kerugian bagi perkebunan kopi. Sebelum tahun 1982 terjadinya kemarau panjang berulang setiap 10 tahun, tetapi sejak tahun 1982 – 1992 daur tersebut menjadi 5 tahunan. Kondisi iklim beberapa waktu terakhir makin tidak beraturan dan sulit diprediksi. Cara yang mudah dan efisien diterapkan untuk mengurangi dampak kekeringan pada perkebunan kopi di Indonesia adalah dengan menggunakan klon yang toleran terhadap cekaman kekeringan. Tujuan penelitian adalah mengetahui respon bibit kopi Robusta terhadap cekaman kekeringan pada fase bibit, mendapatkan klon kopi Robusta yang memiliki ketahanan terhadap cekaman kekeringan pada fase bibit dan mendapatkan kombinasi batang bawah dan batang atas yang toleran terhadap cekaman kekeringan pada fase bibit. Penelitian terdiri atas dua percobaan, yaitu yang pertama Respon Pertumbuhan Bibit Empat Klon Kopi Robusta Akibat Cekaman Kekeringan dan yang kedua Pertumbuhan Bibit Sambung Menggunakan Kombinasi Batang Bawah dan Batang Atas dari Beberapa Jenis Kopi Toleran terhadap Cekaman Kekeringan. Percobaan 1 menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor. Faktor pertama terdiri atas enam taraf kekeringan dengan cara pemberian irigasi berdasarkan koefisien perlakuan dan nilai evaporasi permukaan air bebas, yaitu: 0.5 Eo; 1.0 Eo; 1.5 Eo; 2.0 Eo; 2.5 Eo dan kontrol. Faktor kedua terdiri atas 4 jenis klon kopi Robusta yaitu: BP 308; BP 358; BP 409; BP 939. Percobaan ke 2 menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor. Faktor pertama terdiri atas enam taraf kekeringan, yaitu: 0.5 Eo; 1.0 Eo; 1.5 Eo; 2.0 Eo; 2.5 Eo dan kontrol. Faktor kedua terdiri atas 12 kombinasi batang bawah dan batang atas yaitu: Arabika + BP 358; Arabika + BP 409; Arabika + BP 939; Robusta + BP 358; Robusta + BP 409; Robusta + BP 939; Excelsa + BP 358; Excelsa + BP 409; Excelsa + BP 939; BP 308 + BP 358; BP 308 + BP 409; BP 308 + BP 939. Pengamatan dilakukan terhadap peubah pertumbuhan, biomassa total, perakaran, dan anatomi daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bibit kopi Robusta memerlukan air yang cukup untuk dapat tumbuh baik. Irigasi sebesar 2.5 Eo cukup baik untuk mendapatkan tinggi bibit, diameter batang dan jumlah pasang daun yang lebih tinggi dibandingkan irigasi 0.5 – 2.0 Eo. Irigasi sebesar 0.5 Eo menyebabkan pertumbuhan bibit terhambat. Pola respon pertumbuhan bibit kopi Robusta terhadap pemberian irigasi mengikuti pola regresi linear, yaitu semakin tinggi jumlah air yang diberikan pertumbuhan bibit semakin baik. Klon BP 409 merupakan klon yang paling toleran terhadap cekaman kekeringan. Mekanisme toleransi BP 409 terhadap cekaman kekeringan adalah menebalnya lapisan lilin dan jaringan palisade. Klon BP 939 memiliki toleransi yang lebih baik terhadap cekaman kekeringan dibandingkan dengan klon BP 308 dan BP 358. Mekanisme toleransi klon BP 939 terhadap cekaman kekeringan adalah menebalnya daun ketika terjadi cekaman kekeringan. Kombinasi sambungan yang terbaik untuk menghasilkan bibit kopi Robusta toleran terhadap cekaman kekeringan pada fase bibit adalah kombinasi sambungan BP 939 dengan batang bawah Arabika, Excelsa, dan setek BP 308, kombinasi sambungan BP 409 dan setek BP 308, serta kombinasi sambungan BP 358 dengan batang bawah Arabika.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcAgronomyid
dc.subject.ddcCoffeeid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcJember, Jawa Timurid
dc.titlePengaruh Cekaman Kekeringan terhadap Pertumbuhan Bibit Klonal Kopi Robusta (Coffea canephora Pierre Ex. A. Froehner).id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordCoffea canephoraid
dc.subject.keywordevaporasiid
dc.subject.keywordirigasiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record