| dc.contributor.advisor | Setiadi, Mohamad Agus | |
| dc.contributor.advisor | Supriatna, Iman | |
| dc.contributor.author | Utomo, Agi Wasistyo | |
| dc.date.accessioned | 2019-04-10T08:54:28Z | |
| dc.date.available | 2019-04-10T08:54:28Z | |
| dc.date.issued | 2019 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/97053 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk melihat efek pemberian catechin pada
domba terhadap tingkat kematangan inti oosit dan tingkat fertilisasi secara in vitro.
Catechin merupakan senyawa polifenol utama pada teh hijau dan memiliki
potensi sebagai antioksidan untuk mencegah reactive oxygen species (ROS).
Catechin diduga memiliki kemampuan meningkatkan kandungan enzim
antioksidan intraseluler pada oosit seperti glutahione (GSH), superoxide
dismutase (SOD) dan catalase (CAT) untuk mencegah terjadinya ROS. Penelitian
ini terbagi dalam dua tahap. Penelitian tahap pertama Oosit dimatangkan pada
media maturasi TCM 199 dengan penambahan catechin pada konsentrasi 10, 15,
dan 20 μM untuk dilakukan pengamatan tingkat kematangan inti tahap metafase II
(MII). Penelitian tahap kedua adalah fertilisasi oosit yang dimatangkan dalam
media maturasi yang disuplementasi dengan catechin konsentrasi terbaik tahap
penelitian pertama.
Hasil penelitian tahap pertama menunjukkan bahwa tingkat maturasi oosit
mencapai tahap MII pada penambahan 10, 15 dan 20 μM serta kontrol masing
masing 88.6±0.08, 92.6±0.09, 87.2±0.10 dan 84.4±0.13 yang secara statistik tidak
berbeda nyata (P>0.05). Penambahan 15 μM catechin dapat memberikan nilai
persentase maturasi tertinggi. Meskipun demikian, hasil penelitian tahap kedua
menunjukkan persentase oosit yang terfertilisasi normal (2PN) pada media yang
ditambahkan catechin 15 μM tidak menunjukkan perbedaan nyata daripada
kontrol (82.1±3.0 vs 76.8±4.8). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian
catechin eksogen kedalam media maturasi tidak mampu meningkatkan secara
nyata persentase tingkat kematangan inti oosit mencapai tahap MII dan tingkat
fertilisasi oosit mencapai 2PN. | id |
| dc.publisher | Bogor Agricultural University (IPB) | id |
| dc.subject.ddc | Reproduction Biology | id |
| dc.subject.ddc | Sheep | id |
| dc.subject.ddc | 2017 | id |
| dc.subject.ddc | Bogor-Jawa Barat | id |
| dc.title | Peningkatan kompetensi perkembangan Oosit Domba dengan penambahan Catechin pada media Maturasi In Vitro | id |
| dc.type | Thesis | id |
| dc.subject.keyword | catechin, domba, maturasi, fertilisasi, antioksidan | id |
| dc.subject.keyword | catechin | id |
| dc.subject.keyword | domba | id |
| dc.subject.keyword | maturasi | id |
| dc.subject.keyword | fertilisasi | id |
| dc.subject.keyword | antioksidan | id |