Optimisasi Ekstraksi Alga Coklat (P australis) sebagai Sumber Bahan Baku Kosmetik
View/ Open
Date
2019Author
Permatasari, Anissa
Batubara, Irmanida
Muhammad, Nursid
Metadata
Show full item recordAbstract
P australis merupakan jenis rumput laut coklat yang pada ekstraknya
mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai bahan baku kosmetik.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kondisi optimum dari ekstraksi P
australis untuk dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku kosmetik. Metode
ekstraksi yang digunakan yaitu maserasi dengan menggunakan pelarut etanol dan
air.
Optimasi kondisi ekstraksi P australis dilakukan pada skala laboratorium
dengan kondisi konsentrasi etanol (0, 40, 80%), waktu (8, 16, 24 jam), suhu (25,
35, 45 oC) dan perbandingan serbuk dan pelarut (1:3, 1:6, 1:9 g/ml). Analisis mutu
terhadap ekstrak P australis dilakukan dengan uji rendemen, antioksidan,
antitirosinase, antiglikasi, total fenol, dan konsentrasi fukosantin dengan
menggunakan instrument HPLC. Ekstraksi dilakukan berdasarkan rancangan
percobaan yang dianalisis statistik dengan menggunakan metode response surface
dengan desain box-bhenken dan diperoleh 29 run rancangan percobaan.
Kondisi optimum ekstraksi diprediksi akan dicapai saat konsentrasi pelarut
79.99%, waktu 18.48 jam, dan suhu 44.50 oC, perbandingan serbuk dan pelarut 1:
8.9. Kondisi proses ini diprediksi akan menghasilkan nilai respon rendemen
7.30%, aktivitas antioksidan 43.94%, aktivitas antitirosinase 86.83%, aktivitas
antiglikasi 98.06%, aktivitas total fenol 9.53 mgGAE/g, dan kadar fukosantin
347.55 ppm. Nilai desirability kondisi proses ini sebesar 0.859 yang artinya
kondisi proses tersebut akan menghasilkan produk dengan karakteristik yang
sesuai dengan target optimasi sebesar 79.26%.
