Kajian kelembagaan transaksi dalam pemasaran hasil usaha penangkapan ikan di Jawa Timur

Date
1995Author
Sukmadinata, Taswa
Kuntjoro
Pasaribu, Bonar P.
Suryana, Achmad
Sudaryanto, Tahkım
Pakpahan, Agus
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Karakteristik usaha pengkapan ikan di Jawa Timur. (2) Struktur kelembagaan transaksi pemasaran dan keragaan ekonomi. (3). Biaya transaksi dan efisiensi pemasaran hasil usaha penangkapan ikan. Digunakan data primer (297 orang) dan data sekunder dengan runtun waktu tahun 1978 sampai 1993. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sumberdaya ikan di perairan laut Jawa Timur baru sekitar 39 persen dari potensi lestarinya; Penambahan satu unit armada kapal motor diperkirakan dapat meningkatkan pendapatan riil nelayan per tahun sebesar Rp 83.5 (atas dasar harga tahun 1980); Usaha penangkapan ikan dengan purse seine, payang, gill net, pancing, long line dan trammel net masih memberikan keuntungan yang layak; Peubah yang berpengaruh positif nyata terhadap pendapatan nelayan adalah harga ikan di TPI/PPI, jumlah kapal motor dan perahu bermotor tempel; Perubahan kelembagaan transaksi berpengaruh positif nyata terhadap penerimaan jasa lelang, jumlah ikan yang didaratkan melalui TPI/PPI di Muncar tapi berpengaruh negatif nyata terhadap harga ikan di PPI Panarukan; Pemasaran hasil usaha penangkapan ikan di Jawa Timur cukup efisien atas dasar rata-rata rasio keuntungan terhadap harga beli ikan untuk setiap tingkat pedagang ikan tidak lebih dari dua puluh persen. Peningkatan produksi per unit penangkapan ikan dapat dilakukan dengan memperbesar ukuran alat penangkap (jaring dan kapal) untuk purse seine; memperluas daerah penagkapan dan meningkatkan jumlah jam-orang kerja untuk alat tangkap payang, meninhkatkan jumlah jam-orang kerja dan mengurangi tenaga kerja untuk pancing, meningkatkan jam-orang kerja untuk jaring serta memperluas daerah penangkapan untuk gill net.

