Show simple item record

dc.contributor.advisorTarumingkeng, Rudy C.
dc.contributor.advisorTarumingkeng, Rudy C.
dc.contributor.advisorDarusman, Dudung
dc.contributor.advisorSumitro, Achmad
dc.contributor.advisorSinaga, Bonar M.
dc.contributor.authorAndayani, Wahyu
dc.date.accessioned2010-03-24T03:30:27Z
dc.date.available2010-03-24T03:30:27Z
dc.date.issued1998
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/956
dc.description.abstractLarangan ekspor kayu bulat dan penerapan pajak yang tinggi bagi eksportir bahan baku memaksa pengelola hutan produksi mengalihkan penjualan produknya di pasar dalam negeri. Srtegi penjualan hasil hutan termasuk kayu bulat jati dilaksanakan melalui sistem lelang dan sistem non lelang. Sistem non lelang terdiri dari penjualan dengan perjanjian dan penjualan langsung. Peranan penjuatan kayu bulat jati melalui sistem non lelang dinilai penting, karena volume penjualan dan pendapatan memberikan pangsa yang binggi terhadap total pendapatan Perum Perhutani.
dc.languageid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleSistem Distribusi dan Penetapan Harga Kayu Bulat Jati di Jawaid
dc.typeDissertation
dc.subject.keywordLarangan ekspor kayu bulat n
dc.subject.keywordLarangan ekspor kayu bulat
dc.subject.keywordPajak ekspor bahan baku
dc.subject.keywordPengelolaan hutan produksi
dc.subject.keywordPasar dalam negeri
dc.subject.keywordStrategi penjualan hasil hutan
dc.subject.keywordKayu bulat jati


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record